KPK Sita 20 Aset Tanah dan Bangunan Rafael Alun Senilai Rp150 Miliar

BARA NEWS

- Tim Kreatif

Sabtu, 24 Juni 2023 - 03:41 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap 20 aset tanah dan bangunan milik tersangka Rafael Alun Trisambodo. Total aset yang disita dari mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak ini senilai Rp150 miliar.

“KPK sejauh ini telah melakukan penyitaan terhadap 20 bidang tanah dan bangunan milik tersangka kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), RAT selaku eks pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan,” ungkap Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat (22/6/2023).

Lebih lanjut Ali menjelaskan, penyitaan aset Rafael Alun tersebut merupakan hasil dari penelusuran tim penyidik KPK. Menurut dia, aset tanah dan bangunan berada di tiga kota.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak enam bidang tanah dan bangunan berada di Jakarta, tiga aset di Yogyakarta, dan 11 di Manado, Sulawesi Utara. Adapun total dari 20 aset yang disita ini jumlahnya mencapai Rp 150 miliar,” tuturnya.

Ali menegaskan, penyitaan itu merupakan langkah KPK dalam melakukan optimalisasi pemulihan aset pelaku tindak pidana korupsi. Dia menyebut hal itu sejalan dengan target KPK.

“Hal ini sejalan dengan target KPK untuk melakukan asset recovery keuangan negara sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi di Indonesia,” tukasnya. (PMJ)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

LIRA Minta Polda Aceh Tangkap Mafia Dokter Bedah Diduga Melakukan Malpraktik Di Agara
PT SPT Harapkan Perkebunan Berwawasan Lingkungan Melalui Gerakan Pedulinya
Klarifikasi PT SPT Terkait Dengan perijinan & Perusakan Lingkungan
PT SPT Sudah Lengkapi Perijinan Perkebunan dan akan melakukan Perbaikan RHL di DAS Perioritas
Pemakai Dan Pengedar Narkoba Banyak Diamankan, Kapolres Agara Diduga Tidak Serius Untuk Memburu Siapa Bandarnya
Agus Flores, Pimpinan Tinggi Memegang Tongkat Komando Organisani Bukan Anggota
Pegiat Kontrol Sosial Paparkan Kegagalan Pemerintahan Drs Raidin Pinim MAP
Wow…Pertama Kalinya di Sumut, Polres Batu Bara Bersama FORKOPIMDA dan Masyarakat Batu Bara “Kompak” Deklarasikan Perang Dengan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:27 WIB

LIRA Minta Polda Aceh Tangkap Mafia Dokter Bedah Diduga Melakukan Malpraktik Di Agara

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:25 WIB

PT SPT Harapkan Perkebunan Berwawasan Lingkungan Melalui Gerakan Pedulinya

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:46 WIB

Klarifikasi PT SPT Terkait Dengan perijinan & Perusakan Lingkungan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:59 WIB

Gamki dan BKAG, Apresiasi Kinerja Kasat Res Narkoba Polres Batu Bara Brantas Narkoba

Senin, 10 Juni 2024 - 20:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolres Batu Bara Tak Kendorkan Pemberantasan Narkoba

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:04 WIB

Pemakai Dan Pengedar Narkoba Banyak Diamankan, Kapolres Agara Diduga Tidak Serius Untuk Memburu Siapa Bandarnya

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:49 WIB

Agus Flores, Pimpinan Tinggi Memegang Tongkat Komando Organisani Bukan Anggota

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:53 WIB

Dipimpin Langsung Kasat Narkoba, Ringkus Bandar Narkoba Simpang Gambus

Berita Terbaru