KPK Dalami Unsur Pidana Dugaan Pungli Rp4 Miliar di Rutan

BARA NEWS

- Tim Kreatif

Kamis, 22 Juni 2023 - 02:36 WIB

50252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami soal temuan Dewan Pengawas (Dewas) terkait pungutan liar (pungli) Rp4 miliar di rumah tahanan (Rutan) KPK.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan saat ini pihaknya masih mencari unsur pidana suap, gratifikasi, atau pemerasan terkait temuan pungli tersebut.

“Kami lakukan lidik terkait dugaan pidananya terkait dengan apakah nanti bisa ditemukan peristiwa pidana suap gratifikasi atau pemerasan,” ungkap Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (21/6/2023).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ali, KPK sudah mengidentifikasi oknum petugas rutan yang diduga menerima pungli hingga Rp4 miliar. Namun, KPK butuh pasal pidana untuk mentersangkakan oknum petugas rutan yang diduga menerima pungli itu.

“Makanya saya sudah sampaikan pendalamannya apakah gratifikasi ataukah suap atau pemerasan. Kita lihat nanti. Kalau gratifikasi pemberi tidak, kalau pemerasan hanya pelakunya aja. Pemerasan dalam jabatan itu ada ya, itu masuk dalam UU korupsi,” tuturnya.

“Kecuali suap, kalau suap kan ada meeting mind ada pertemuan transaksi antara pemberi dan penerima dan kemudian apa yang diberikan. Ini yang masih kamu dalami,” imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK Albertina Ho menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap tahanan di rutan KPK yang mencapai Rp4 miliar.

“Tanpa pengaduan, jadi kami di sini ingin menyampaikan Dewan Pengawas sungguh-sungguh mau menertibkan KPK ini dan tidak, siapa saja, kami tidak pandang,” jelas Albertina Ho.

“Desember 2021 sampai dengan bulan Maret 2022 itu sejumlah Rp4 miliar, jumlah sementara,” tambahnya. (PMJ)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

LIRA Minta Polda Aceh Tangkap Mafia Dokter Bedah Diduga Melakukan Malpraktik Di Agara
PT SPT Harapkan Perkebunan Berwawasan Lingkungan Melalui Gerakan Pedulinya
Klarifikasi PT SPT Terkait Dengan perijinan & Perusakan Lingkungan
PT SPT Sudah Lengkapi Perijinan Perkebunan dan akan melakukan Perbaikan RHL di DAS Perioritas
Pemakai Dan Pengedar Narkoba Banyak Diamankan, Kapolres Agara Diduga Tidak Serius Untuk Memburu Siapa Bandarnya
Agus Flores, Pimpinan Tinggi Memegang Tongkat Komando Organisani Bukan Anggota
Pegiat Kontrol Sosial Paparkan Kegagalan Pemerintahan Drs Raidin Pinim MAP
Wow…Pertama Kalinya di Sumut, Polres Batu Bara Bersama FORKOPIMDA dan Masyarakat Batu Bara “Kompak” Deklarasikan Perang Dengan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:27 WIB

LIRA Minta Polda Aceh Tangkap Mafia Dokter Bedah Diduga Melakukan Malpraktik Di Agara

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:25 WIB

PT SPT Harapkan Perkebunan Berwawasan Lingkungan Melalui Gerakan Pedulinya

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:46 WIB

Klarifikasi PT SPT Terkait Dengan perijinan & Perusakan Lingkungan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:59 WIB

Gamki dan BKAG, Apresiasi Kinerja Kasat Res Narkoba Polres Batu Bara Brantas Narkoba

Senin, 10 Juni 2024 - 20:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolres Batu Bara Tak Kendorkan Pemberantasan Narkoba

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:04 WIB

Pemakai Dan Pengedar Narkoba Banyak Diamankan, Kapolres Agara Diduga Tidak Serius Untuk Memburu Siapa Bandarnya

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:49 WIB

Agus Flores, Pimpinan Tinggi Memegang Tongkat Komando Organisani Bukan Anggota

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:53 WIB

Dipimpin Langsung Kasat Narkoba, Ringkus Bandar Narkoba Simpang Gambus

Berita Terbaru