Untuk Selesaikan Konflik Agraria, Gubernur Aceh Diminta Segera Bentuk Satgas Pengukuran Ulang HGU

Sahbuddin Padank

- Tim Kreatif

Sabtu, 24 Mei 2025 - 16:10 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH -Baranewsaceh.co. Guna menyelesaikan konflik agraria di seluruh wilayah Aceh antara masyarakat dan perusahaan perkebunan, Ketua DPD Aceh LSM Perintis meminta Gubernur Aceh untuk segera membentuk dan mengesahkan satgas pengukuran ulang HGU.

“Banyaknya perusahaan-perusahan dibidang perkebunan di Aceh yang berbenturan dengan masyarakat karena persoalan HGU sehingga menimbulkan konflik agraria,” kata Zulfadli, Ketua DPD Aceh LSM Perintis kepada sejumlah awak media di Banda Aceh, Sabtu (24/05/2025).

Menurutnya, ada beberapa penyebab timbulnya konflik agraria di Aceh diantaranya persaingan dalam penguasaan dan perebutan sumber daya alam, seperti tanah dan hutan. Konflik agraria di Aceh sangat kompleks dan melibatkan berbagai pihak, sehingga penyelesaiannya membutuhkan pendekatan yang holistik dan melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak yang terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk itu menyelesaikan konflik agraria tersebut salah satu caranya adalah Pemerintah Aceh harus segera melakukan pembentukan dan pengesahan satgas pengukuran ulang HGU,” sarannya.

“Selain itu, Pemerintah Aceh juga harus berani mengambil langkah tegas. Karena timbulnya konflik agraria salah satunya disebabkan oleh tindakan Pemerintah Daerah yang terkadang cenderung berpihak pada perusahaan perkebunan dengan tujuan menggenjot ekonomi lokal, sehingga petani dan masyarakat adat mengalami kerugian dan kehilangan lahan,” imbuhnya.

Zulfadli juga memaparkan, konflik agraria itu terjadi karena adanya peraturan yang tumpang tindih, terutama terkait dengan hak atas tanah sehingga menyebabkan ketidakjelasan dan perselisihan di antara masyarakat.

Kemudian yang kerap terjadi tindakan perampas lahan masyarakat oleh perusahaan dengan modus mengumbar janji-janji manis yang tidak ditepati, seperti pembangunan kebun dan bagi hasil, sehingga hal tersebut mengakibatkan hilangnya mata pencarian masyarakat.

“Kami berharap dengan pembentukan satgas pengukuran ulang HGU ini juga dapat memperjelas tapal batas wilayah antara pihak perusahaan perkebunan dengan lahan milik masyarakat. Kemudian tidak ada lagi tumpang tindih kepemilikan lahan dapat segera diselesaikan,” tandas Zulfadli. [Sm]

Berita Terkait

Tak Terbendung! 56 Siswa SMAN 1 Simpang Kiri Sukses Masuk PTN, Bukti Mutu Pendidikan Unggul
Fantastis! Dari Daerah ke Nasional, 36 Siswa SMAN Unggul Subulussalam Tembus Kampus Elite
Luruskan Isu yang Beredar, SMAN Unggul Subulussalam Tegaskan Tak Ada Pelanggaran
Tak Sekadar Tugas, AKP Irwinsyah Datangi Rumah ke Rumah Bawa Bantuan Idul Fitri
Mulyadi Sagala Soroti KNPI: Organisasi Besar Jangan Hanya Jadi Simbol Seremonial
DPRK “Di Minta Jangan Gegabah Gunakan Hak INTERPELASI”
Anggaran Rp143 Juta Disinggung, LIRA Minta Pejabat Agara Tak Ceroboh Bayar Sponsor
FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Berita Terkait

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:18 WIB

“Diduga Gunakan BBM Ilegal & Galian C Tanpa Izin, Proyek Jalan Nasional Terancam Masuk Ranah Pidana”

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:12 WIB

Rp 1,2 Miliar untuk Bimtek atau Dugem? Skandal Pelatihan Desa Subulussalam Terbongkar!

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:45 WIB

Polda Aceh Usung Semangat Sebe Ta Jaga, Aceh Mulia Menuju Aceh Meusyeuh

Sabtu, 24 Mei 2025 - 16:10 WIB

Untuk Selesaikan Konflik Agraria, Gubernur Aceh Diminta Segera Bentuk Satgas Pengukuran Ulang HGU

Minggu, 26 Januari 2025 - 18:39 WIB

FRN Desak Kapolda Aceh Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:09 WIB

Haji Uma Klarifikasi, Modus Pengiriman  Uang Atas Namanya Sebagai Tindak Penipuan

Sabtu, 18 November 2023 - 01:00 WIB

Polres Gayo Lues Sosialisasikan Pencegahan Perburuan Satwa Liar yang Dilindungi

Selasa, 12 September 2023 - 21:32 WIB

Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Menggelar Rapat untuk Pelaksanaan Pelatihan Jurnalistik Tahap Pertama

Berita Terbaru