Wilayah Sukabumi Genk Motor Brutal, Tebas Ayah dan Anak hingga Tewas

BARA NEWS

- Tim Kreatif

Minggu, 16 Juli 2023 - 23:39 WIB

50484 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi |  Kelompok genk motor kembali berulah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga menewaskan seorang warga.

Adapun korban terbaru kebrutalan geng motor di Sukabumi seorang ayah bernama Uloh (60) yang tewas setelah disabet menggunakan katana atau pedang.

Aksi kekerasan geng motor di Sukabumii terjadi Sabtu (15/7/2023) dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, Uloh bersama anaknya, Solah sedang berangkat untuk berjualan di pasar Cisaat.

Keduanya berangkat menggunakan motor, dan Uloh duduk di belakang.

Saat di perjalanan, keduanya diikuti oleh orang tak dikenal.

“Saat sampai wilayah Nagrak tepatnya dekat SDN 1 Sukamanah, bapak dan anak dibacok diduga menggunakan samurai,” ucap Ratna, anggota keluarga korban.

Mengutip TribunJabar.id, Uloh mendapatkan luka di bagian leher belakang.

Solah dan Uloh pun ditolong oleh warga dan pedagang pasar dan dilarikan ke RSUD Syamsudin.

“Sebelum dibawa ke Bunut, korban sempat dibawa ke klinik setempat.

Namun (pihak klinik) tidak sanggup melihat luka cukup parah, hingga akhirnya ke Bunut (RSUD),” tuturnya.

Warga yang berada di pasar pun melaporkan hal tersebut ke kantor polisi.

Setelah sempat mendapatkan perawatan, nyawa Uloh pun tak tertolong.

“Barusan dapat telepon dari rumah sakit (Bunut) korban Uloh meninggal dunia,” ucap Ratna, dikutip dari TribunJabar.id. Ratna melanjutkan, korban saat ini masih di rumah sakit.

“Korban saat ini masih masih di rumah sakit,” tutur Ratna.

Pihak keluarga, kata Ratna, juga meminta polisi untuk menindak pelaku.

“Korbannya orang enggak berdosa.
Sepupu saya mau berangkat jualan ke pasar, mau cari nafkah untuk keluarga,” ucapnya (TIM)

Berita Terkait

FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme
H. Anwar Kembali Bebas Beroperasi, Gudang BBM Subsidi Ilegal Menggila di Bogor–Jawa Barat
Komisi III DPRD Batu Bara Geram, PT PSU Dinilai Lepas Tangan dalam Kasus Dugaan Intimidasi Anak
Kejari Baru Subulussalam Tunjukkan Taring, Kepala Desa Aktif Ditahan Kasus Korupsi Dana Desa
Sat Res Narkoba Polres Batu Bara Gerebek Sarang Narkoba di Gambus Laut, Amankan Dua Tersangka dan Sabu
Polres Batu Bara Grebek Pengedar Narkoba di Kuala Gunung, Sita Sabu Siap Edar dan Uang Tunai
“Sidang Heboh di Aceh Singkil: Yakarim M Diklaim Tak Bersalah, PN Dinilai Salah Kaprah!”
Teriakan Keadilan dari Aceh Singkil: Zahrul, S.H. Mengguncang Sidang, Membela Pejuang yang Dikriminalisasi

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:03 WIB

Mulyadi Sagala Soroti KNPI: Organisasi Besar Jangan Hanya Jadi Simbol Seremonial

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:41 WIB

Anggaran Rp143 Juta Disinggung, LIRA Minta Pejabat Agara Tak Ceroboh Bayar Sponsor

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:02 WIB

FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Senin, 19 Januari 2026 - 20:35 WIB

Warga Geram, Oknum Wartawan RM Diduga Berulang Kali Buat Berita Tak Berimbang

Senin, 12 Januari 2026 - 17:22 WIB

Warung Sinaggel Gunung Lagan Tawarkan Seafood Segar Berkualitas, Lezat dan Menyehatkan

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:36 WIB

APBK 2026 Tersendat, DPRK Aceh Singkil Ultimatum Penyerahan Revisi KUA–PPAS

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:37 WIB

Komisi III DPRD Batu Bara Geram, PT PSU Dinilai Lepas Tangan dalam Kasus Dugaan Intimidasi Anak

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:29 WIB

Kejari Baru Subulussalam Tunjukkan Taring, Kepala Desa Aktif Ditahan Kasus Korupsi Dana Desa

Berita Terbaru

BANDA ACEH

DPRK “Di Minta Jangan Gegabah Gunakan Hak INTERPELASI”

Sabtu, 14 Feb 2026 - 22:33 WIB