FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Sahbuddin Padank

- Tim Kreatif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:02 WIB

50384 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh —baranewsaceh.co. Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, Syahbudin Padang, menyampaikan pandangannya bahwa penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) langsung di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan langkah yang tepat demi menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Syahbudin, struktur tersebut bukan hanya soal tata kelola pemerintahan, tetapi menyangkut kepentingan rakyat yang membutuhkan rasa aman, perlindungan, dan kepastian hukum

“Yang terpenting dari keberadaan Polri adalah bagaimana masyarakat merasa dilindungi dan dilayani. Dengan Polri berada langsung di bawah Presiden, koordinasi menjadi lebih cepat dan keputusan bisa diambil tanpa hambatan birokrasi,” ujar Syahbudin Padang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa keputusan DPR RI dan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan posisi Polri di bawah Presiden merupakan bentuk penguatan sistem negara agar kepolisian dapat bekerja secara profesional dan fokus pada tugas utamanya melayani masyarakat.

Syahbudin juga menilai bahwa struktur ini membantu mencegah tumpang tindih kewenangan serta menjaga Polri tetap netral dan tidak terjebak dalam kepentingan sektoral.

“Polri harus berdiri untuk semua golongan. Ketika garis komandonya jelas, Polri dapat bekerja lebih tenang, profesional, dan bertanggung jawab kepada rakyat melalui Presiden yang dipilih secara demokratis,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akuntabilitas politik menjadi lebih terbuka dan mudah diawasi publik, sementara independensi operasional Polri tetap terjaga sesuai amanat konstitusi.

“Harapan kami, Polri terus memperkuat pendekatan humanis, hadir di tengah masyarakat, dan menjadi mitra rakyat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutup Syahbudin Padang.

Berita Terkait

Mulyadi Sagala Soroti KNPI: Organisasi Besar Jangan Hanya Jadi Simbol Seremonial
Anggaran Rp143 Juta Disinggung, LIRA Minta Pejabat Agara Tak Ceroboh Bayar Sponsor
Warga Geram, Oknum Wartawan RM Diduga Berulang Kali Buat Berita Tak Berimbang
H. Anwar Kembali Bebas Beroperasi, Gudang BBM Subsidi Ilegal Menggila di Bogor–Jawa Barat
Warung Sinaggel Gunung Lagan Tawarkan Seafood Segar Berkualitas, Lezat dan Menyehatkan
APBK 2026 Tersendat, DPRK Aceh Singkil Ultimatum Penyerahan Revisi KUA–PPAS
Komisi III DPRD Batu Bara Geram, PT PSU Dinilai Lepas Tangan dalam Kasus Dugaan Intimidasi Anak
Kejari Baru Subulussalam Tunjukkan Taring, Kepala Desa Aktif Ditahan Kasus Korupsi Dana Desa

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:03 WIB

Mulyadi Sagala Soroti KNPI: Organisasi Besar Jangan Hanya Jadi Simbol Seremonial

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:41 WIB

Anggaran Rp143 Juta Disinggung, LIRA Minta Pejabat Agara Tak Ceroboh Bayar Sponsor

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:02 WIB

FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Senin, 19 Januari 2026 - 20:35 WIB

Warga Geram, Oknum Wartawan RM Diduga Berulang Kali Buat Berita Tak Berimbang

Senin, 12 Januari 2026 - 17:22 WIB

Warung Sinaggel Gunung Lagan Tawarkan Seafood Segar Berkualitas, Lezat dan Menyehatkan

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:36 WIB

APBK 2026 Tersendat, DPRK Aceh Singkil Ultimatum Penyerahan Revisi KUA–PPAS

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:37 WIB

Komisi III DPRD Batu Bara Geram, PT PSU Dinilai Lepas Tangan dalam Kasus Dugaan Intimidasi Anak

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:29 WIB

Kejari Baru Subulussalam Tunjukkan Taring, Kepala Desa Aktif Ditahan Kasus Korupsi Dana Desa

Berita Terbaru

BANDA ACEH

DPRK “Di Minta Jangan Gegabah Gunakan Hak INTERPELASI”

Sabtu, 14 Feb 2026 - 22:33 WIB