Polda NTB Ungkap Tindak Pidana Prostitusi

Rahmat Hidayat

- Tim Kreatif

Rabu, 20 Maret 2024 - 18:11 WIB

50285 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. R. Umar Faruq, S.H., M.Hum., Kamis (19/3/2024), saat konferensi pers mengungkapkan keberhasilan Operasi Pekat Rinjani 2024, dalam mengungkap kasus prostitusi di wilayah Kota Mataram.

 

“Dalam Operasi Pekat Rinjani tahun ini berhasil mengungkap lima perkara dugaan tindak pidana prostitusi. Artinya, melebihi target awal yang hanya tiga perkara,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol. Syarif Hidayat menjelaskan jika operasi Pekat Rinjani-2024 melibatkan Subsatgas Prostitusi Polda NTB dan jajaran.

 

“Operasi ini berhasil menetapkan lima tersangka, terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan, dimana saat ini dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polda NTB. Total korban yang terlibat sebanyak tujuh orang,” ungkapnya.

 

Dikatakan, barang bukti yang disita antara lain 11 unit handphone, 28 alat kontrasepsi, 3 buah Vigel Gel, uang tunai sejumlah Rp 5.900.000,- dan 1 buah buku catatan.

 

“Terhadap para tersangka dijerat dengan Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP,” ujarnya.

 

Lebih jauh Kombes Pol Syarif membeberkan, jika dikumpulkan hasil Operasi Pekat Rinjani 2024 Polda NTB dan polres jajaran berjumlah 18 terduga dengan target operasi 8 kasus.

 

“Jadi hasil itu melampaui target operasi atau TO,” ucapnya.

 

Menurut Dirreskrimum Polda NTB, langkah tersebut merupakan bagian dari konsistensi Polda NTB dalam mengungkap dan menindak pelaku tindak pidana prostitusi, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Para tersangka akan diproses lebih lanjut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Operasi Pekat Rinjani 2024 menjadi bukti nyata komitmen Polda NTB dalam memberantas kejahatan dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya. Kabid Humas Polda NTB berharap operasi ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana prostitusi serta masyarakat luas untuk turut mendukung upaya penegakan hukum.

 

 

 

Demikian dirilis Bid Humas Polda NTB untuk dipublikasikan melalui media.

 

 

 

Mataram, 19 Maret 2024

 

Kabid Humas,

 

 

ttd.

 

 

 

*RIO INDRA LESMANA, SH., SIK*

Komisaris Besar Polisi

*KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA*
*DAERAH NUSA TENGGARA BARAT*
*BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT*

 

SIARAN PERS

Alternatif Judul:

-Polda NTB Ungkap Tindak Pidana Prostitusi

-5 Kasus Dugaan Prostitusi Diungkap Polda NTB

-5 Terduga Kasus Prostitusi Diringkus Polda NTB

Mataram – Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. R. Umar Faruq, S.H., M.Hum., Kamis (19/3/2024), saat konferensi pers mengungkapkan keberhasilan Operasi Pekat Rinjani 2024, dalam mengungkap kasus prostitusi di wilayah Kota Mataram.

“Dalam Operasi Pekat Rinjani tahun ini berhasil mengungkap lima perkara dugaan tindak pidana prostitusi. Artinya, melebihi target awal yang hanya tiga perkara,” katanya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol. Syarif Hidayat menjelaskan jika operasi Pekat Rinjani-2024 melibatkan Subsatgas Prostitusi Polda NTB dan jajaran.

“Operasi ini berhasil menetapkan lima tersangka, terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan, dimana saat ini dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polda NTB. Total korban yang terlibat sebanyak tujuh orang,” ungkapnya.

Dikatakan, barang bukti yang disita antara lain 11 unit handphone, 28 alat kontrasepsi, 3 buah Vigel Gel, uang tunai sejumlah Rp 5.900.000,- dan 1 buah buku catatan.

“Terhadap para tersangka dijerat dengan Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP,” ujarnya.

Lebih jauh Kombes Pol Syarif membeberkan, jika dikumpulkan hasil Operasi Pekat Rinjani 2024 Polda NTB dan polres jajaran berjumlah 18 terduga dengan target operasi 8 kasus.

“Jadi hasil itu melampaui target operasi atau TO,” ucapnya.

Menurut Dirreskrimum Polda NTB, langkah tersebut merupakan bagian dari konsistensi Polda NTB dalam mengungkap dan menindak pelaku tindak pidana prostitusi, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Para tersangka akan diproses lebih lanjut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.

Operasi Pekat Rinjani 2024 menjadi bukti nyata komitmen Polda NTB dalam memberantas kejahatan dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya. Kabid Humas Polda NTB berharap operasi ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana prostitusi serta masyarakat luas untuk turut mendukung upaya penegakan hukum.(sella melani putri)

Berita Terkait

Helikopter AW169 Polri, Distribusikan 348 Kg Logistik Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang
Dirjenpas Kunjungi Rutan Pangkalan Brandan, Pastikan Layanan Kembali Pulih Pasca Banjir
Pasca Banjir, Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Kondisi Rutan Pangkalan Brandan
Lagi!!! Aksi Heroik Anjing Pelacak K-9 Korsabhara Baharkam Polri dan Polda Sumut, Berhasil Temukan Jenazah Wanita
Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media
Tim Relawan KITA BISA Salurkan 2,6 Ton Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar
Polemik Penangkapan MD Alias Bento: Warga Bersikeras Ada, Polisi Ngotot Tidak Ada
IAD Subulussalam Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Oboh: Warga Sambut Haru Kepedulian Aparat

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:58 WIB

Helikopter AW169 Polri, Distribusikan 348 Kg Logistik Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:18 WIB

Dirjenpas Kunjungi Rutan Pangkalan Brandan, Pastikan Layanan Kembali Pulih Pasca Banjir

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:19 WIB

Pasca Banjir, Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Kondisi Rutan Pangkalan Brandan

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:43 WIB

Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:15 WIB

Tim Relawan KITA BISA Salurkan 2,6 Ton Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:39 WIB

Polemik Penangkapan MD Alias Bento: Warga Bersikeras Ada, Polisi Ngotot Tidak Ada

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:43 WIB

IAD Subulussalam Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Oboh: Warga Sambut Haru Kepedulian Aparat

Sabtu, 29 November 2025 - 14:03 WIB

Polri Kirim Ribuan Paket Kebutuhan dan Peralatan SAR ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terbaru