Penyuluh Informasi Publik Diajak Sebarkan Pesan Antigolput dan Hoaks di Pemilu 2024

BARA NEWS

- Tim Kreatif

Rabu, 31 Mei 2023 - 04:55 WIB

50412 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Penyuluh Informasi Publik (PIP) diajak untuk menyebarkan pesan anti/tidak memilih atau golongan putih (golput) dan antiberita palsu atau hoaks, termasuk kampanye hitam (black campaign) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 untuk memajukan demokrasi di Indonesia.

“Nah jika dua hal itu bisa laksanakan, itu akan sangat baik, Indonesia jadi top demokrasi, kita akan maju yang demokratis maju karena salah salah dua ukuran demokrasi adalah tingkat partisipasi politik tinggi dan yang kedua tidak ada atau berkurangnya disinformasi,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, dalam acara seminar Optimasilasi Peran PIP Dalam Sosialisasi Pemilihan Serentak 2024 “Anti Golput? Yuk Bisa Yuk” yang digrlar secara luring dan daring dari Bandung, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (30/5/2023).

Dirjen Usman mengatakan, proses komunikasi tatap muka masih diperlukan dalam menyampaikan informasi terkait Pemilu 2024, baik partai politik dan calon anggota legislatif (caleg) dan bahkan calon presiden (capres) khususnya di wilayah yang terpencil (remote).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, penyebaran infromasi melalui komunikasi tatap muka dianggap lebih efektif untuk mengetahui respon masyarakat di wilayah terpencil yang sulit menjangkau teknologi media komunikasi seperti televisi dan internet.

“Tidak semua proses komunikasi bisa dilakukan melalui media, baik media baru maupun media tradisional. Ada komunikasi yang justeru lebih efektif dilakukan melalui tatap muka. Karena bila melalui tatap muka kita bisa mengetahui respon orang yang kita ajak berkomunikasi,” jelas Usman Kansong.

Agar bisa mengajak masyarakat berpertisipasi memilih dan menghindari golput, lanjut Dirjen Usman, maka para PIP harus menguasai konten ataupun informasi berbagai hal mengenai Pemilu Serentak 2024.

Tujuannya agar PIP bisa menjawab berbagai pertanyaan ketika melakukan proses penyebaran informasi mengenai Pemilu Serentak dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memilih melalui tatap muka.

“Penyuluh Informasi Publik itu adalah ujung tombak dalam mengkomunikasikan pesan-pesan Pemilu kepada masyarakat secara langsung tanpa media, karena itu perlu memahami konten apa, substansi yang akan kita komunikasikan,” imbuh Dirjen Usman.

Dia menekankan agar PIP bisa mengajak masyarakat kritis dalam menerima informasi terkait Pemilu atau politik, khususnya yang beredar di media sosial

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran hoaks maupun kampanye hitam yang mulai marak beredar akhir-akhir ini, yang menyerang para caleg, capres, bahkan partai politik peserta pemilu.

“Jadi kalau kita lihat, pesan utamanya mengajak orang untuk memilih dalam Pemilu Legislatif, apalagi Pemilu Presiden (2024). Jadi peran Ibu Bapak (PIP) sekalian ini sangat strategis dalam memajukan demokrasi di Indonesia, lewat tadi pesan antigolput dan antihoaks,” pungkas Dirjen IKP Kominfo. (IP)

Berita Terkait

Upaya Upaya Menggagalkan Haji Bintang Kandidat Walikota Subulussalam, Difitnah Ijazahnya.
GAWAT..PENOLAKAN DESRA NOVIANTO MENJADI KETUA DPRK ACEH SINGKIL TERUS MENGALIR DARI PARTAI & TOKOH MASYARAKAT
Launcing Pilkada Subulussalam Ketua KlP Harapkan Pilkada Aman Tertib Dan Terkendali 
H. Zainuddin, SE Potret Pemimpin Walikota Subulussalam, Menuju PERUBAHAN Mental Politik.
Anggota DPRK Subulussalam: Anggaran Gaji Perangkat Desa Sudah Disahkan Jauh Hari

Berita Terkait

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:18 WIB

“Diduga Gunakan BBM Ilegal & Galian C Tanpa Izin, Proyek Jalan Nasional Terancam Masuk Ranah Pidana”

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:12 WIB

Rp 1,2 Miliar untuk Bimtek atau Dugem? Skandal Pelatihan Desa Subulussalam Terbongkar!

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:45 WIB

Polda Aceh Usung Semangat Sebe Ta Jaga, Aceh Mulia Menuju Aceh Meusyeuh

Sabtu, 24 Mei 2025 - 16:10 WIB

Untuk Selesaikan Konflik Agraria, Gubernur Aceh Diminta Segera Bentuk Satgas Pengukuran Ulang HGU

Minggu, 26 Januari 2025 - 18:39 WIB

FRN Desak Kapolda Aceh Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:09 WIB

Haji Uma Klarifikasi, Modus Pengiriman  Uang Atas Namanya Sebagai Tindak Penipuan

Sabtu, 18 November 2023 - 01:00 WIB

Polres Gayo Lues Sosialisasikan Pencegahan Perburuan Satwa Liar yang Dilindungi

Selasa, 12 September 2023 - 21:32 WIB

Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Menggelar Rapat untuk Pelaksanaan Pelatihan Jurnalistik Tahap Pertama

Berita Terbaru