“Oligarki Menggigit, Hukum Membungkam: Seruan Perlawanan dari Balik Sel”

Sahbuddin Padank

- Tim Kreatif

Selasa, 30 September 2025 - 16:55 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, |detikaceh.com. 0 September 2025, Seorang aktivis vokal asal Aceh Singkil, Yakarim Munir Lembong, menyampaikan surat terbuka dari balik penjara sebagai bentuk perlawanan terhadap apa yang ia sebut sebagai konspirasi oligarki yang telah mencengkeram sistem hukum di Indonesia.

Dalam surat tersebut, Yakarim menggambarkan bagaimana kekuatan modal dan kepentingan elite telah menyusupi aparat penegak hukum dan institusi negara. Ia menilai hukum telah berubah menjadi alat kekuasaan, bukan lagi pelindung keadilan.

> “Para pejuang yang tak pernah mati, justru sedang diadili oleh konspirasi titipan para oligarki. Kami korban dari sistem yang ingin membungkam perjuangan,” tulis Yakarim dalam surat yang ditujukan kepada media, tokoh masyarakat, akademisi, dan pejabat publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yakarim dikenal sebagai aktivis sosial yang selama ini konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat, khususnya di wilayah Aceh Singkil. Ia adalah anak dari Hj. Rafi’ Barus, perempuan pejuang yang merupakan korban pembuangan politik di masa lalu. Lahir dan besar di pinggiran Sungai Leu Cinendang, Yakarim tumbuh dalam keterbatasan, namun membentuk karakter perlawanan yang kuat.

Dugaan Kriminalisasi Kuasa hukum Yakarim, Zahrul, S.H. menyatakan bahwa penahanan terhadap kliennya merupakan bentuk kriminalisasi atas konflik keperdataan yang sedang berlangsung antara Yakarim dan PT. Delima Makmur (DM), perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Aceh Singkil.

> “Ini murni sengketa perdata. Seharusnya PT. Delima Makmur lah yang bertanggung jawab atas kerugian yang dialami Yakarim selama proses pengadaan dan pembersihan lahan plasma,” tegas Zahrul.

Saat ini, gugatan perdata tersebut sedang berjalan di Pengadilan Negeri Singkil, di mana Yakarim bertindak sebagai penggugat dan PT. Delima Makmur sebagai tergugat

Zahrul juga menyebut laporan pidana yang dilakukan oleh PT. DM sebagai upaya untuk membungkam suara kritis yang selama ini disuarakan Yakarim terkait transparansi dan keadilan investasi di daerah.

Dalam suratnya, Yakarim menyerukan agar masyarakat sipil, media, dan tokoh publik tidak diam menghadapi ketidakadilan. Ia meminta agar rakyat bersatu melawan sistem yang dikendalikan oleh kepentingan oligarki.

> “Bangkitlah wahai rakyat! Bila hukum telah menjadi alat kekuasaan, dan keadilan telah dijual, maka kita tak bisa tinggal diam,”tulisnya.

Tentang Yakarim Munir Lembong
Yakarim Munir Lembong adalah aktivis sosial yang selama ini fokus pada isu keadilan agraria, keterbukaan investasi, dan perlawanan terhadap korupsi regulasi. Ia berasal dari keluarga pejuang dan dikenal luas di Aceh Singkil karena konsistensinya dalam membela hak masyarakat lokal, terutama dalam konteks keberadaan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di daerah tersebut.

Zahrul, S.H.
Penasihat Hukum Yakarim Munir Lembong

Redaksi: Syahbudin Padank | Tim FRN Fast Respon Nusantara Tanggal: 30 September 2025

 

Berita Terkait

Mulyadi Sagala Soroti KNPI: Organisasi Besar Jangan Hanya Jadi Simbol Seremonial
Anggaran Rp143 Juta Disinggung, LIRA Minta Pejabat Agara Tak Ceroboh Bayar Sponsor
FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme
Warga Geram, Oknum Wartawan RM Diduga Berulang Kali Buat Berita Tak Berimbang
H. Anwar Kembali Bebas Beroperasi, Gudang BBM Subsidi Ilegal Menggila di Bogor–Jawa Barat
Warung Sinaggel Gunung Lagan Tawarkan Seafood Segar Berkualitas, Lezat dan Menyehatkan
APBK 2026 Tersendat, DPRK Aceh Singkil Ultimatum Penyerahan Revisi KUA–PPAS
Komisi III DPRD Batu Bara Geram, PT PSU Dinilai Lepas Tangan dalam Kasus Dugaan Intimidasi Anak

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:03 WIB

Mulyadi Sagala Soroti KNPI: Organisasi Besar Jangan Hanya Jadi Simbol Seremonial

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:41 WIB

Anggaran Rp143 Juta Disinggung, LIRA Minta Pejabat Agara Tak Ceroboh Bayar Sponsor

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:02 WIB

FRN Aceh: Penempatan Polri di Bawah Presiden Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Senin, 19 Januari 2026 - 20:35 WIB

Warga Geram, Oknum Wartawan RM Diduga Berulang Kali Buat Berita Tak Berimbang

Senin, 12 Januari 2026 - 17:22 WIB

Warung Sinaggel Gunung Lagan Tawarkan Seafood Segar Berkualitas, Lezat dan Menyehatkan

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:36 WIB

APBK 2026 Tersendat, DPRK Aceh Singkil Ultimatum Penyerahan Revisi KUA–PPAS

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:37 WIB

Komisi III DPRD Batu Bara Geram, PT PSU Dinilai Lepas Tangan dalam Kasus Dugaan Intimidasi Anak

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:29 WIB

Kejari Baru Subulussalam Tunjukkan Taring, Kepala Desa Aktif Ditahan Kasus Korupsi Dana Desa

Berita Terbaru

BANDA ACEH

DPRK “Di Minta Jangan Gegabah Gunakan Hak INTERPELASI”

Sabtu, 14 Feb 2026 - 22:33 WIB