2 Milyar Bantuan Keuangan Tanggap Darurat Pemprov Sulsel TA 2023 Proyek Normalisasi Sungai Bua, Menggunakan Material Ilegal

BARA NEWS

- Tim Kreatif

Kamis, 13 Juli 2023 - 20:29 WIB

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Luwu,|  – Sebagai tanggapan atas banjir bandang yang menghantam beberapa waktu lalu dan merendam tiga desa serta satu kelurahan di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, ST meluncurkan proyek pengerjaan normalisasi di Sungai Bua.

“Alhamdulillah Rp2 miliar bantuan keuangan tanggap darurat Pemprov Sulsel TA 2023 kita serahkan kepada Pemkab Luwu,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melalui keterangan di Makassar.

Menyoal proyek normalisasi sungai bua termasuk di dalamnya ada dua titik proyek penguatan tebing sungai bua, kabupaten luwu, Provinsi Sulawesi Selatan yang diduga menggunakan material ilegal berjalan lancar tanpa hambatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memanfaatkan kondisi lokasi yang ingin di jadikan sebagai lokasi perumahan yang banyak mengandung material batu gajah, Perusahaan Kontraktor milik seorang Haji berinisial ( M ) sengaja kangkangi Undang-undang No 4 tahun 2009 dan telah di ubah dalam UU no 3 tahun 2020 tentang pertambangan minerba dan batu bara dan telah di duga menjadi penadah tambang ilegal.

Hal ini terjadi pada proyek normalisasi sungai bua, kabupaten luwu, bersumber dari dana Rp2 miliar bantuan keuangan tanggap darurat Pemprov Sulsel TA 2023 waktu pelaksanaan 90 hari kalender.

H. ( M ) selaku pemilik perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, membenarkan bahwa pada proyek tersebut menggunakan material yang ilegal, di dalam pesan singkatnya melalui WA dia menjelaskan kepada team redaksi teropongsulseljaya.com bahwa “Tdk ada memang isin pak krn hx pembersihan lokasi kebunnya sj untuk pemukiman. Tdk bisa juga diuruskan isin krn tdk memenuhi syarat luasnya. Lalu dimana kita mau ambil batu gajah sementara proyek darurat bencana harus cepat dilaksanakan krn sangat dibutuhkan jgn sampai berdampak lagi sama masyarakat.”, Selasa 27 Juni 2023.

Team redaksi teropongsulseljaya.com kemudian mengunjungi lokasi penambangan yang di duga tempat pengambilan material batu gajah, mendapati sebuah alat berat jenis ekxapator sedang parkir dan tidak lama kemudian datang seorang lelaki yang mengaku sebagai penjaga lokasi tersebut, hasil wawancara antara team redaksi dengan orang tersebut mengaku bahwa material yang ada di sini kami jual.

(Team Media)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Main Mata DPRD Kabupaten Batubara, Komisi 3 Sudah Tiga Kali Batalkan RDP
Pasca Pemilu2024 Puluhan Polisi Jaga Ketat Gudang Logiatik PPK di Lombok Utara
Anggota Dawan Batubara Saling Lempar Alasan atas Batalnya RDP Kasus PPPK
Polres Loteng Ungkap Pelaku Kasus Penemuan Mayat Perempuan di Pujut
Tim Puma Polres Sumbawa Barat Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana, 5 Terduga Diamankan di Pulau Lombok 
Pembukaan Portal KAI di Desa Mekar Baru: Era Baru Aksesibilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Pj Bupati Batu Bara Nizhamul diwakilli Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik
Melalui Jumat Curhat Satlantas Polres Loteng Ajak Para Pelajar Tertib Berlalu-lintas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:01 WIB

Sat Lantas Polres Subulussalam Berikan Pengamanan dalam Kegiatan Ibadah Salat Jumat

Jumat, 9 Februari 2024 - 20:43 WIB

IWO Subulussalam Minta Polisi Usut Oknum yang Meminta Uang dari Gecik Mengatasnamakan Wartawan

Rabu, 7 Februari 2024 - 23:48 WIB

Panwaslih Kota Subulussalam : Larangan Bawa HP dan Alat Perekam Saat Coblos, ini Sanksi Hukumnya

Selasa, 6 Februari 2024 - 22:35 WIB

Politik Bar-Bar: Ketika Suara Rakyat di Beli dengan Uang, Demokrasi pun Tinggal Hayalan [Ambin Demokrasi]

Minggu, 4 Februari 2024 - 07:08 WIB

Perangkat DESA PULO KEDDEP, Undurkan Diri Secara berJamaah

Kamis, 1 Februari 2024 - 09:50 WIB

HIMAPA-KOSAKA: Menghimbau Masyarakat, Tolak Money Politik pada Pemilu 2024.

Senin, 29 Januari 2024 - 16:00 WIB

16 Anggota DPRK Subulussalam, di Tuding Adakan Pertemuan Terselubung di Medan, BM: Itu Berita Fitnah

Minggu, 28 Januari 2024 - 18:05 WIB

LCKI Kota Subulussalam : ‘Menduga’, Rapat Pembahasan Anggaran di Kota Medan, ada Bagi-Bagi Kepentingan Eksekutif dan Legislatif Melalui FGD

Berita Terbaru