Tolak Pembatasan Wacana Jam Kerja, Ojol Gruduk Kantor Kemenaker

BARA NEWS

- Tim Kreatif

Selasa, 10 Oktober 2023 - 03:20 WIB

50153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta |  Beredarnya informasi di beberapa media tentang wacana kemenaker yang akan membatasi jam kerja ojol selama 12 jam dengan mekanisme setiap 2 jam onbit aplikasi akan dimatikan 30 menit, dan dalam seminggu harus libur 1 hari karena aplikasi akan dimatikan selama 1 hari, sangat membuat dunia para ojek online atau ojol berguncang.

Para ojol memandang miris wacana yang dilemparkan oleh Dita Indah Sari, staff ahli di kemenaker tersebut.

Bagaimana tidak miris, sedangkan saat para ojol sangat kesulitan mencukupi nafkah keluarga.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami, rekan-rekan ojek online untuk menghidupi keluarga sehari hari dengan bekerja diatas 12 jam saja masih banyak yang belum tercukupi, ditambah lagi wacana ini akan diberlakukan. Pasti pendapatan kami akan semakin berkurang,” ujar Rio , driver ojol di Jakarta.

Kabar yang berhembus kencang, wacana tersebut tinggal satu langkah lagi, yakni dengan bertemu para aplikator, lalu akan segera dibuat menjadi aturan permenaker.

Bahkan, menurut keterangan Rio , sebagaimana dikutip awak media bahwa wacana ini sudah disosialisasikan kepada para ojol.

“Kami ingin bertanya ojol mana yang setuju akan wacana pembatasan jam kerja ojol tersebut?” tanya Rio driver ojol Indonesia, komunitas yang selama ini menjadi pergerakan ojol di seluruh Indonesia.

Dengan semakin santernya wacana pembatasan jam kerja ojol ini, maka hari Selasa, tanggal 10 oktober 2023 sejumlah komponen ojol melakukan aksi di depan kemenaker.

Aksi ini sebagai upaya damai menyarakan, agar wacana pembatasan jam kerja ojol tidak menjadi kebijakan atau suatu peraturan.

Lewat aksi unjuk rasa ini, para ojol dengan tegas ingin membuktikan bahwa tidak ada ojol yang setuju dengan wacana tersebut.

Karena itu, dalam aksinya, mereka mengusung tema: “KAMI MENOLAK KERAS WACANA KEMENAKER TENTANG PEMBATASAN JAM KERJA OJOL”.

Dengan adanya aksi damai ini, para ojol menghimbau kepada pemerintah untuk mendengarkan aspirasi dan suara mereka.

Indonesia adalah negara demokrasi dengab asas musyawarah mufakat. Karena itukah harapan para ojol, setidaknya apabila pemerintah ingin membuat suatu kebijakan yang berkaitan dengan ojek online harus melibatkan perwakilan dari para ojol terlebih dahulu.

Dengan demikian, kebijakan yang diputuskan nantinya akan adil dan tidak merugikan para ojek online.* (SW)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agus Flores, Pimpinan Tinggi Memegang Tongkat Komando Organisani Bukan Anggota
Komplotan Oknum Koruptor di PWI Segera Dilaporkan ke APH, Wilson Lalengke Minta Hendry dan Sayid Dicekal
Ekosangmalam Rilis Lagu “Terdiam”, Indonesia Records Gandeng Tege Coconuttreez
Harlah ke 78 Muslimat NU, Trisya Suherman Ketum Moeldoko Center bahagia diundang resmi dan jumpa Presiden Jokowi
Simpul Relawan Ganjar-Mahfud Sepakat Terus Fokus Targetkan Raup Suara Generasi Millenial dan Generasi Z
Menjadikan Literasi Milenial Selaku Inkubator Bisnis
Positioning Papua Di Pusaran Global Supply Chain, Ekonom : Ketimpangan Bisa Diatasi
Refleksi Akhir Tahun : Mega Penentu Kemenangan Pilpres

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:27 WIB

LIRA Minta Polda Aceh Tangkap Mafia Dokter Bedah Diduga Melakukan Malpraktik Di Agara

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:25 WIB

PT SPT Harapkan Perkebunan Berwawasan Lingkungan Melalui Gerakan Pedulinya

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:46 WIB

Klarifikasi PT SPT Terkait Dengan perijinan & Perusakan Lingkungan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:59 WIB

Gamki dan BKAG, Apresiasi Kinerja Kasat Res Narkoba Polres Batu Bara Brantas Narkoba

Senin, 10 Juni 2024 - 20:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolres Batu Bara Tak Kendorkan Pemberantasan Narkoba

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:04 WIB

Pemakai Dan Pengedar Narkoba Banyak Diamankan, Kapolres Agara Diduga Tidak Serius Untuk Memburu Siapa Bandarnya

Minggu, 9 Juni 2024 - 12:49 WIB

Agus Flores, Pimpinan Tinggi Memegang Tongkat Komando Organisani Bukan Anggota

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:53 WIB

Dipimpin Langsung Kasat Narkoba, Ringkus Bandar Narkoba Simpang Gambus

Berita Terbaru