oleh

Tahun Baru Hijriah Jadikan Sepirit Hijrah

LAMONGAN, BARANEWS– Konsistensi Kabupaten Lamongan dalam membangkitkan kejayaan Lamongan terus di memanifestasikan secara menyeluruh di berbagai kegiatan, termasuk pada peringatan tahun baru Islam atau Hijriah.

Setelah dua tahun fakum karena adanya pandemi Covid-19, kini, Jumat (29/7), yang bertepatan pada tanggal 1 tahun 1444 H, dilaksanakan kembali “Lamongan Muharram Festival” dalam menyambut detik-detik pergantian tahun baru Islam 1444 H. Dengan mengambil tema “Semangat Hijriah Sambut Kejayaan Lamongan Yang Berkeadilan”. Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang pada tersebut berkesempatan membuka Lamongan Muharam Festival, menyampaikan, peringatan tahun baru hijriah ini untuk dijadikan sepirit hijrah secara fisik maupun batin.

“Spirit hijrah ini, yang dapat diartikan spirit secara fisik maupun sepirit batiniah, dapat diartikan sepirit hijrah untuk terus kita berkembang yang lebih baik baik secara lahir maupun secara batin,” tutur Pak Yes sapaan akrab Bupati Lamongan

Lebih lanjut, Pak Yes berharap, tahun baru 1444 H ini adanya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Mudah-mudahan di tahun 1444 hijrah nanti kita akan senantiasa lebih baik dan lebih baik lagi, baik secara keimanan maupun ketakwaan kita semuanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala maupun kehidupan kita di dunia ini. Begitu juga kita berharap seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan akan terus menjadi masyarakat yang sejahtera lahir dan batin,” tambah Pak Yes

Penetapan 1 Muharram ini yang jatuh pada tanggal 29 Juli 2022 ini, menurut Ketua Badan Hisab dan Rukyat Kabupaten Lamongan Muzakin, telah melalui proses perhitungan yang cukup rumit, yakni melalui perhitungan urfi, hisab, dan hakiki yang dimulai pukul 00.54 Jum’at dini hari.

Dari perhitungan tersebut mendapatkan ditetapkan bahwa seluruh wilayah di Indonesia posisi hilal sudah di atas 5° sampai 7°.

“Sementara yang ada di Tanjung kodok ini, tempat kita di Lamongannya itu ketinggian hilal sudah 6° lebih 36 menit. Dengan demikian ketinggian hilal sudah memenuhi kriteria-kriteria manapun, baik kriteria wujudul hilal, kriteria imkanur rukyat, kriteria mading lama dan madim baru,” jelas Muzakin

Sehingga, kata Muzakin, petang hari ini apabila terjadi pelaksanaan rukyat dimungkinkan besar sudah bisa dilihat. “Insyaallah dengan dilihatnya hilal pertama kali pada malam hari ini menunjukan bahwa merupakan awal bulan Muharram sekaligus mengawali tahun baru 1444,” imbuh Muzakin

Kabupaten Lamongan dengan mayoritas masyarakatnya 99% beragama Islam, Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya menjadikan “Lamongan Muharram Festival” sebagai bagian dari budaya Kabupaten Lamongan.

Hal inilah yang menjadi dasar peringatan tahun baru hijriah dilaksanakan secara meriah dengan menggait UMKM “one pesantren one produk” serta pawai ta’aruf yang di ikuti 48 peserta dari sekolah se-Kabupaten Lamongan mulai dari SMP-sederajat, SMA-sederajat, pondok pesantren, hingga perwakilan Kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Mengambil rute start di depan Pendopo Lokatantra Lamongan- Jl. Ahmad Yani – Jl. sunan Kalijaga – Belok kiri Jl. HOS. Cokroaminoto – Belok kiri Jl. Basuki Rahmat – Belok kiri Jl. Lamongrejo – Finis di pintu masuk alun-alun Lamongan

(Red)

Connects once per page in :

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *