oleh

SEJARAH SINGKAT MAKAM SYEKH ABDURAUF DI SINGKIL

Foto, sebelah kiri makam syekh abdurauf dan sebelah kanan mushollah

Singkil | Baranews – Sebuah Desa di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil bernama desa Kilangan, menjadi tujuan peziarah dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun dari luar Aceh seperti dari Sumatera Barat, karena di desa ini terdapat Makam Syekh Abdur Rauf Al Singkili. Syekh Abdur Rauf merupakan salah satu ulama besar yang memiliki pengaruh yang sangat amat besar dalam penyebaran agama Islam di Sumatra dan Nusantara pada umumnya.
Makam Syeh Abdur Rauf Terletak di  bibir sungai Singkil, sekitar  5 KM atau 8 menit dari  ibukota Kabupaten Aceh Singkil.

Berbatasan dengan Sumatera Utara, makam bisa dicapai dengan perjalanan  laut, darat, dan udara.  Hanya membutuhkan waktu 10 menit dari pelabuhan Singkil,  25 menit dari bandara udara Syekh Hamzah Fansuri, dan sekitar 2 jam lebih dari kota Subullusalam dan dari medan 7 jam.

Makam berada di dalam bangunan dengan ukuran 7M x 14 M dengan dinding porselen warna hijau dan putih.  Bentuk bangunan seperti mesjid menciptakan nuansa Islami di makam ini.

Foto, makam syekh abdurauf panjang 7 m

Di tengah ruangan merupakan makam Syekh Abdur Rauf yang di atasnya terdapat bebatuan putih, kulit kerang besar, dan ditutupi kelambu, hasil sumbangan dari para pengunjung. Di dalam bangunan makam tersebut juga disediakan buku-buku agama dan perlengkapan sholat.

Makam Syekh Abdurrauf dironivasi pada tahun 1987. Saat ditemukan makam hanya berupa bangunan kayu beratap rumbia, Makam diperkirakan sudah ada sejak tahun 1100 masehi dan kemudian dibangun dengan sumbangsih masyarakat Sumatera Barat.  Makam Syekh Abdur Rauf memiliki panjang 9 x 1 Meter.

Karomah makam syekh abdurauf sendiri, pada saat bencana besar melanda Aceh Singkil, Makam Syekh Abdur Rauf tidak mengalami kerusakan, padahal letaknya di pinggir sungai. Sementara rumah-rumah di sekitar makam runtuh. Pada musim banjir, air juga tidak sampai ke Makam meskipun di sekitarnya sudah tergenang banjir.

Foto, dokumentasi aj

Makam ini ramai dikunjungi setelah Idul Fitri dan Idul Adha sampai bulan Rajab. Penziarah banyak datang dari Sumatera Barat dan Pakan Baru Riau bahakan dari pulau jawa,
Masyarakat Penziarah ke Makam Syekh Abdur Rauf umumnya datang berombongan. Terkait Pembangunan Makam oleh masyarakat Sumatera Barat berawal dari Mimpi Syeikh Mato Ai / agar merapikan kuburan Syeh Abdul Rauf.

Salah satu warga Subulussalam berpendapat saat di konfir baranews inisial A.C mengatakan “, biasanya kalau yg asli kuburan, setiap manusia meninggal pasti di makam’kan secara beramai-ramai oleh warga dan keluarganya, kalau soal mimpi yg sy dengar, enggak berani komentar’lah bang”. Ujarnya pukul. 11:00 wib. 22/02/2021

Di Aceh, Terdapat dua makam yang masing-masing diyakini sebagai makam Syekh Abdurrauf As Singkili.  Satu berada di Aceh Singkil, dan yang satunya lagi di Syiah Kuala, Banda Aceh.

Di Aceh Singkil, lokasi makam berada di bibir sungai Singkil, sementara di Syiah Kuala Banda Aceh, makam Syekh Abdurrauf berada di bibir pantai Gampong Syiah Kuala.  Baik di Singkil, maupun di Banda Aceh lokasi makam ini banyak dikunjungi peziarah. Bahkan lokasi makam salah satu ulama besar Aceh ini dijadikan wisata religi oleh pemerintah daerah setempat.

Lp. (Ahmad jais.s)

Connects once per page in :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed