oleh

Revitalisasi proyek SMP 1 Pakuniran Mulai Dikerjakan Tanpa Papan Nama, Pekerja Tanpa K3

Probolinggo,BARANEWS |  Proyek sekolah SMPN 1 Pakuniran mulai dikerjakan dalam tahap pembongkaran terlihat dilokasi belum terpasang papan nama informasi, sumber informasi masyarakat bahwa dana bersumber dari DAK tahun 2022 ini diketahui besaran anggaran bernilai Rp. 457.204.000,- hampir mencapai setengah milyar rupiah, melihat kondisi pekerjanya juga tidak menggunakan safety K3 atau APD.

Menurut Ketua LSM Ken Arok dua syarat ketentuan yakni papan informasi proyek dengan tidak terpasang tentunya sudah melanggar undang-undang keterbukaan informasi publik nomor 14 tahun 2008 serta tidak menggunakan K3 berarti sudah keluar dari ketentuan undang-undang ketenagaa kerjaan nomor 1 tahun 1970, dua syarat ketentuan ini tidak dilaksanakan oleh pelaksana kegiatan proyek itu bisa dijerat dengan pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Inbuhnyanlagi H. Samsul menyampaikan ini belum menyentuh kepada spesifikasi pekerjaan utama tentunya jangan sampai ada hal-hal yang menyepelekan pekerjaan proyek ini maka saya akan terus mengawasi sampai pada selesai sehingga bisa menghasilkan pekerjaan yang maksimal. Saat dikonfirmasi awak media Imam selaku pelaksana atau pekerja menyampaikan bahwa terkait teknis papan informasi dan pekerja tidak menggunakan safety tidak tahu menahu semua itu tergantung apa kata kontraktornya. (Bersambung).

(Tim/Liputan)

Connects once per page in :

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.