oleh

Polres Mabar Pastikan Program Presiden Jokowi di Labuan Bajo Aman

Kapolres Mangggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. (Foto Istimewa)

LABUAN BAJO- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Manggarai Barat (Mabar), AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si berkomitmen memberantas mafia tanah di Labuan Bajo. Menurutnya, kasus mafia dan sengketa tanah akan menghambat investasi di wilayah
itu.

Komitmen ini ditegaskan Kapolres Bambang saat ditemui wartawan, Senin (6/9/2021) di Labuan Bajo, ia menegaskan pihaknya memastikan semua program Presiden Joko Widodo di Manggarai Barat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar sesuai dengan target yang ditetapkan.

“Mafia tanah ini harus dibersihkan. Karena pembangunan akan terhambat kalau banyak lahan yang bersengketa. Modus-modus seperti ini kalau kita biarkan bagaimana pemerintah mau membangun?,” tegasnya.

Dikatakan, salah satu indikator pertumbuhan ekonomi bisa berjalan baik, yakni situasi kamtibmas aman dan kondusif, serta aparat penegak hukum yang tegas.

Terkait penangkapan 21 warga di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo pada 2 Juli 2021 lalu, Bambang menjelaskan bahwa pihaknya melakukan upaya pengamanan di lahan sengketa. Langkah itu sebagai antisipasi terjadinya konflik antar warga.

“Yang kami lakukan tujuannya untuk menghindari bentrok warga di lahan sengketa. Karena yang menduduki lahan ini bukan warga lokal. Jadi yang membawa senjata tajam (Sajam) ini warga dari kabupaten lain yang berjarak tujuh jam,” jelas Bambang sapaan akrabnya.

Sebagai pimipinan, lanjut Bambang, ia tidak menginginkan terjadinya konflik. Sebab, belajar dari banyak kasus yang terjadi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), sengketa tanah akan berdampak jatuhnya korban jiwa.

“Kami mendapat informasi dari warga, tokoh masyarakat dan tokoh agama bahwa ada potensi akan terjadi bentrok apabila tidak dilakukan pencegahan dan langkah-langkah antisipasi. Sudah banyak kasus yang mengakibatkan korban jiwa terjadi di lokasi,” katanya.

Ia juga menambahkan penahanan 21 orang juga bertujuan untuk membendung dampak ataupun kerusakan yang lebih luas.

Sebelumnya hal senada disampaikan Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si usut tuntas mafia tanah tanpa pandang bulu.

 

“Karna masalah mafia tanah menjadi perhatian Bapak Presiden, saya minta untuk jajaran tidak perlu ragu proses tuntas, siapapun “bekingnya”. Sebagaimana program Presisi, proses penegakan hukum harus diusut tuntas tanpa pandang bulu”,tegas Listyo Sigit. [RN]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed