oleh

Polisi Tangkap Pengedar Jamu Palsu Beromzet Jutaan Rupiah Perbulan

Bandung, Baranewsaceh.co – Polres Banjar berhasil mengamankan seorang pria berinisial SH (38), warga cilacap yang merupakan pelaku peredaran jamu palsu sebanyak 300 ribu kapsul dan kemasan jamu palsu berbagai merek. Jamu palsu tersebut dikemas dalam berbagai merek. Dari penjualan jamu-jamu ilegal tersebut, omzet tersangka berkisar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta perbulan.

Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana menuturkan, berawal dari informasi masyarakat di wilayah Banjar banyak beredar obat tradisional atau jamu palsu yang tidak sesuai dengan kaidah kesehatan. Jamu palsu tersebut sangat berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Dari hasil penyidikan Polisi  berhasil mengamankan seorang tersangka serta barang bukti berupa ratusan bungkus obat tradisional yang disimpan dalam tas besar. Tersangka mendapatkan jamu palsu tersebut dari Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam kemasan juga terdapat pemalsuan mencantumkan izin dari BPOM. Padahal setelah dilakukan pengecekan, izin itu untuk produk lain. Jamu palsu tersebut dikemas dalam berbagai merek. Ada beberapa merek yang tercantum, tetapi isi kandungan dengan kapsul berbeda. Seperti extra kapsul halhil, akar wali, sehat kuat, extra kulit manggis, tulang gading, bersih darah, jamu sari atusifa, reumatik super baru, obat kuat ben puas, mahkota, tulang kuat, cipta caps dan jamu kopi madu.

Saat ini Kepolisian masih memburu seseorang yang diduga sebagai peracik jamu tersebut. Saat mendatangi lokasi yang diduga tempat produksi, polisi hanya berhasil mengamankan satu buah mesin pengemasan dan ratusan ribu kapsul jamu palsu.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 dan atau Pasal 197 dan atau Pasal 198 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya kalau sampai mengakibatkan meninggal dunia maksimal 10 tahun penjara,” tutup Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., saat konferensi pers di Mapolres Banjar, Jawa Barat.  (fb/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed