Polisi Gelandang Pelaku Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur

 

Tulungagung- MT (41) pria asal Kec. Semen, Kediri digelandang Polisi karena diduga telah melakukan tindak pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur, sebut saja Bunga (12) yang beralamat di Tulungagung.

Kejadian persetubuhan pertama dilakukan pelaku pada tahun 2019 di sebuah rumah masuk wilayah Kec. Ngunut, Tulungagung dan yang terakhir pada Jumat (13/5/22) sekira pukul 19.00 WIB juga di sebuah rumah masuk wilayah Kec. Ngunut, Tulungagung.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia P., SIK, MH, M.Si melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, pelaku ditangkap petugas UPPA Satreskrim Polres Tulungagung pada Selasa (17/5/22) sekira pukul 19.30 WIB,” terang Anshori.

Dijelaskannya, kejadian berawal pada Minggu (15/5/22) sekira pukul 11.30 WIB, saat ibu korban masuk ke dalam kamar korban terkejut mengetahui korban dalam keadaan telanjang bulat dan sedang melakukan masturbasi.

Mengetahui hal itu, ibu korban kemudian bertanya kepada korban siapa yang mengajari korban untuk melakukan hal semacam itu dan korban bercerita kepada ibunya bahwa sejak lama korban sudah disetubuhi oleh pelaku yang merupakan ayah tirinya tersebut.

Kepada ibunya, korban mengakui persetubuhan dilakukan di saat rumah dalam kondisi sepi dan kejadian yang terakhir dilakukan pada hari Jumat (13/5/22) kemarin sekira pukul 19.00 WIB yang mana saat itu kondisi lampu rumah mati dan ibu serta kakak korban sedang tidur.

“Korban juga mengaku jika dirinya sudah disetubuhi ayah tirinya sebayak 5 kali sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Tulungagung,” ungkap Anshori.

Modus pelaku mengajak korban melakukan persetubuhan dengan merayu dan membujuk korban terlebih dulu, lalu apabila korban mau oleh pelaku akan diberi uang dan dibelikan barang. Selain itu pelaku juga melakukan ancaman agar korban tidak bilang kepada siapapun.

Saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan di Polres Tulungagung dan melanggar Undang-undang Perlindungan Anak. (ANS71)

Connects once per page in :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.