oleh

Polda DIY Berhasil Gagalkan Distribusi 24 Ribu Liter BBM Subsidi Ilegal

Yogyakarta. Penyaluran total 24 ribu liter BBM subsidi jenis solar secara ilegal berhasil digagalkan aparat Subdit IV Ditreskrimsus Polda DIY. Dari pengungkapan kasus tersebut, lima orang tersangka dan barang bukti dua truk tangki beserta muatannya disita petugas.

Direktur Reskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Y Toni Surya Putra mengatakan bahwa “Ada total lima tersangka yang kita amankan beserta barang bukti. Para tersangka yakni GN (21) warga Surakarta, ASE (31) warga Bojonegoro, MF (34) warga Tuban serta S (36) dan MM (28) keduanya warga Bojonegoro, Jawa Timur.” jelasnya , Selasa (9/7/19).

Kombes Pol Y Toni Surya Putra juga mengatakan, Kronologis pengungkapan kasus ini, berawal ketika polisi mencurigai sebuah truk tangki nopol AD 1560 MU yang melintas di Jalan Pengasih-Sentolo, Sentolo, Kulon Progo pada 28 Juni 2019. Saat diberhentikan oleh petugas, pengemudi truk tanki bermuatan 16 ribu solar subsidi tidak bisa menunjukkan dokumen yang sah, seperti izin angkut dan niaga perusahaan.

“Setelah didalami, dokumen yang dibawa ternyata palsu. Jadi ada tindak pidana melakukan pengangkutan atau penjualan solar subsidi digunakan untuk industri dengan menggunakan dokumen palsu,” jelas Kombes Pol Y Toni Surya Putra.

Hasil dari pemeriksaan, muatan solar akan dikirim dengan tujuan Pelabuhan Batre Cilacap. “Tersangka GN sebagai kepala operasional perusahaan yang menerima pesanan solar ini,” jelasnya.

Sedangkan penetapan tersangka ASE, MF, S dan MM merupakan hasil dari pengungkapan lainnya di hari yang sama. Yakni ketika petugas menyegat truk tanki nopol K 1761 BN di Jalan Yogya-Wates, Sentolo, Kulon Progo.

Saat petugas mengecek dokumen BBM, muatan solar sebanyak 8 ribu liter berasal dari satu perusahaan di Banyuwangi dengan tujuan sebuah perusahaan untuk proyek bandara. “Setelah dilakukan pengecekan dokumen, tidak bisa menunjukkan dokumen pengangkutan dan niaga yang sah,” jelas Direktur Reskrimsus Polda DIY. (Bg/sw/hy)

Connects once per page in :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed