oleh

Pertandingan Bertajuk “Pekan Suci” di Paroki Mukun Di Sambut Respon Positif Masyarakat

Situasi turnaman Pekan Suci di Paroki St. Pius Mukun, Sabtu (9/4/2022). Foto Rikardus Nompa.

MANGGARAI TIMUR, BARANEWS– Kabar gembira bagi pecinta sepak bola di Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah pemerintah kabupaten (Pemkab) Matim mengeluarkan izinan kepada panitia pelaksana turnamen Pekan Suci 2022.

Turnamen sepak bola bertajuk “Pekan Suci 2022” mulai bergulir di Paroki St. Pius X Mukun, sejak Rabu (6/4/2022) kemarin. Turnamen ini gelar di Lapangan Sepak Bola (LSB) Mukun, Desa Golo Meni.

Dihimpun Baranewsaceh.com, Pembukaan turnamen Pekan Suci 2022 diawali dengan acara adat oleh empat kepala suku yang ada di Paroki St. Pius X Mukun. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan dramband dari siswa St. Arnoldus Mukun dan ditandai penendangan bola pertama oleh Kepala Sekolah St. Arnoldus Mukun, Erlan Darmo.

Kembali dihimpun, turut hadir dalam apel pembukaan turnamen Pekan Suci 2022 diantaranya, Pemerintah Kecamatan Kota Komba Utara yang di wakili Sekcam Hironimus Wahyu Toi, Kapolsek Waelengga, Babinsa, empat kepala desa, empat tokoh adat, empat kesebelasan yang bertanding dan disaksikan langsung oleh ratusan penonton diberbagai teribun.

Ketua Panitia Pekan Suci 2022 Paroki St. Pius X Mukun, Frans Maji memberikan apresiasi kepada pelaksana kegiatan sudah mempersiapakan event ini yang mana merupakan wadah untuk bersilaturahmi antar sesama serta upaya memasyarakatkan olahraga di Kecamatan Kota Komba Utara.

“Kegiatan ini sangat bernilai positif, selain wadah untuk menyalurkan bakat dan hobi sepak bola, juga sebagai ajang merekatkan hubungan kebersamaan antar sesama umat beragama,” katanya.

Budaya “Turak Cai” yang dilakukan oleh dua kesebelasan sebelum pertandingan dimulai.
Dan disambut baik oleh Panitia Turnamen Pekan Suci 2022. Minggu (10/4/2022) Foto Rikardus Nompa.

Frans Maji menilai, sepak bola disambut antusias masyarakat karena banyak dinikmati masyarakat. Untuk itu, ia juga mengingatkan kepada semua peserta turnamen, baik kepada para atlet, pelatih dan panitia agar menjunjung tinggi sportivitas, supaya kegiatan berjalan dengan baik.

“Saya berharap kegiatan ini terselenggara dengan baik, tetap mengedepankan kerja sama tim serta menjunjung sportivitas dan bersama-sama menjaga situasi keamanan selama pelaksanaan kegiatan. Juara bukan segalanya, tapi bagaimana menjadikan sepak bola sebagai pemersatu serta upaya menjaring bibit-bibit atlet berbakat dan bisa dikembangkan ketingkat yang lebih tinggi lagi. Tunjukkan profesionalisme dan ukir prestasi,” pesan Frans Maji.

Frans Maji juga mengapresiasi semua pihak, baik instansi maupun masyarakat
berkontribusi dan berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih terutama Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mangggarai Timur, Polres Manggarai Timur, Polsek Waelengga, Koramil Borong, Pol PP dan Linmas yang turut andil menjaga kegiatan agar bisa terlaksana dengan baik”, tutupnya.

Konfimasi terpisah, Ketua Dewan Pelaksana Pastoral Paroki St. Pius X Mukun, Gerardus Radu mengatakan melalui ajang pertandingan Pekan Suci 2022 akan dapat memunculkan semangat baru, bukan hanya bagi para pemain tetapi juga masyarakat Kecamatan Kota Komba Utara umumnya. Apalagi, selama puluhan tahun tidak pernah diselenggarakan turnamen.

“Perihal pertandingan ini sebenarnya dasar program Dewan Pastroral Paroki (DPP) Mukun. Kami mempertimbangkan ini karna memang sepanjang sebelas tahun Mukun tidak pernah selenggarakan pertandingan pekan suci. Dengan tidak dilaksanakan ini, kami membaca bahwa masyarakat atau umat Mukun punya kerinduan akan olahraga terutama bola kaki dan voli”, katanya saat ditemui Baranewsaceh.com, dikediamannya pada Minggu (10/4/2022) siang.

Ia pun mengungkapan dasar pertimbangan dilaksanakan turnamen Pekan Suci ditengah wabah Covid-19. Pihaknya pun memperoleh putusan resmi mengenai waktu pelaksanaan turnamen Pekan Suci tersebut.

“Pelaksanaan pertandingan ini kami melalui prosedur, pertama melalui ketua satuan tugas Covid-19 Kabupaten Mangggarai Timur. Kedua surat izinan keramaian kepada Polres Manggarai Timur. Dua kekuatan sudah kami kantongi, hingga turnamen ini terlaksana”, tegasnya.

Gerardus Radu, Ketua Dewan Pelaksana Pastoral Paroki St. Pius X Mukun. Minggu (10/4/2022) Foto Rikardus Nompa.

Gerardus Radu menambahkan bahwa dalam olahraga, sportivitas menjadi nilai yang sangat penting. Namun tak kalah penting, prokes merupakan hal utama yang harus sangat diperhatikan.

“Untuk peserta itu panitia sudah mengeluarkan aturan begitu ketat menurut versi kami. Mereka harus memiliki kartu vaksin, minimal vaksin kedua dan memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Saya beserta panitia yang lain tetap berkomitmen pada protokol kesehatan karena hal tersebut sangat penting untuk saat ini”, tegasnya.

Menurut Gerardus Radu menggulirkan turnamen di tengah pandemi merupakan sebuah tantangan tersendiri.

“Amanat ketua satuan gugus tugas Covid-19 dan Polres Mangggarai Timur, sepakbola silakan digulirkan, tapi syaratnya ada 3. Harus ikuti prokes, harus tertib karena ini kan masih pandemi jangan sampai menimbulkan kegaduhan yang baru dan sportivitas tetap terjaga”, pungkasnya.

Adapun tujuan utama dilaksanakan turnamen Pekan Suci ini diantaranya: 1) mengolahragakan masyarakat dan memasyarkatkan olahraga, 2) Menyalurkan bakat masyarakat Kota Komba Utara yang lama vakum, 3) Mengimplementasikan program Keuskupan Ruteng tentang tahun pastoral pariwisata Holistik dan 4) Mendongkrak perekonomian keluarga.

Untuk diketahui, turnamen yang berlangsung sebulan lebih ini diikuti oleh 64 tim dari Kecamatan Kota Komba Utara dan luar Kecamatan Kota Komba Utara. Turnamen Pekan Suci 2022 ini akan merebut hadiah senilai puluhan juta Rupiah. [RN]

Connects once per page in :

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.