oleh

Pasca Operasi, Benjolan Saffir Mutar Tidak Ditemukan Kelenjar Getah Bening

Kondisi Saffir Mutar pascaoperasi, Kamis (10/6). Foto Rikardus Nompa

BALI- Laporan Histopatologi dijalani Saffir Mutar bocah malang asal Kampung Lobohusu, desa Golo Bilas, kecamatan Komodo kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7 Juni 2021 lalu yang berlangsung di RS Siloam Hospital Bali yang dicurigai menderita kanker, kini tidak ditemukan.

Hasil Histopatologi No PA: 393/PS/2021
Diagnosis Klinis: Lymphadenopaty colli multiple colli (D) / Level 2-3-4 colli (D) yang dikeluarkan pihak Siloam Hospital yang beralamat di Jalan Sunset Road No.88, Kuta, Badung, Bali tertuang kesan: Gambaran morfologi menunjukkan infiltrasi sel besar atipik (curiga varian dari RSC) dengan respon inflamasi padat disekitar. DD/: Infiltrasi limfoma Hodgkin’s pada otot lurik.

Makroskopik: Diterima 1 tempat sediaan berisi potongan-potongan jaringan dalam larutan NFB 10% (neutral buffered formalin 10%), disertai label identitas pasien. Jaringan tersebut memiliki volume 2 cc, warna putih abu-abu, sebagian kemerahan. Semua cetak.

Kondisi Saffir Mutar pascaoperasi, Senin (7/6). Foto Rikardus Nompa

Mikroskopik: Sediaan berasal dari leher kanan, sebagian besar terdiri dari jaringan otot bergaris mengandung fokus jaringan lemak. Tidak tampak kelenjar getah bening (KGB) pada sediaan ini. Pada satu jaringan tampak infiltrasi seberan sel besar atipik, menunjukkan karakteristik berupa uni sampai multilobated nuclei, sitoplasma luas bervariasi, sebagian terpulas eosinofilik pucat, dengan nukleoli yang dapat diamati sampai prominen. Sebagian besar sel apotik menunjukkan cytoplasmic retraction, menyebabkan seolah-olah sel berada dalam ruang/lakuna (lacunar cells). Mitisis dapat ditemukan pada sel-sel besar atipik. Tidak tampak sel yang memiliki karakteristik classical Reed- Sternberg like cell (RSC) pada sediaan ini. Sel aptik tersebut bercampur dengan sel inflamasi yang prominen, terdiri dari limsofit matur, histiosit, sel plasma dan eosinofil.

Saran: Mohon konfirmasi dengan klinis, panel IHK serta genotyping untuk diagnosis definitif.

Kembali RS Siloam Hospital Bali mengeluarkan surat rujukan penuh pertanggal 10 Juni 2021 ke Polli Bedah Onkologi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar guna pemeriksaan lebih lanjut. Saffir Mutar dengan diagnosa medis Limfadenopati Coli Multiple kini memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut yang bersifat urgen.

Pantauan Baranewsaceh.com petang, keluarga Saffir Mutar tengah melengkapi administrasi penanganan lanjutan pasien BPJS tersebut. (RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed