oleh

Karo Penmas : Kasus Illegal Logging di Jambi dan Sumsel Merugikan Negara 83 Miliar Rupiah

Jakarta, Baranewsaceh.co –  Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., memimpin pelaksanakan Press Conference terkait keberhasilan Tim Dit Tipidter bareskrim Polri dalam penangkapan tersangka kasus Illegal Logging bertempat di Bareskrim Polri, Selasa (6/8/19).

Dalam keterangannya, Karo Penmas menyebutkan Polri telah berhasil mengungkap kasus yang merugikan negara sebesar 83 Miliar Rupiah.

Jenderal Bintang Satu tersebut juga menyampaikan modus operandi yang diguiankan tersangka M (42) dalam melancarkan aksinya.  “Tersangka memiliki pekerja 40 -60 orang yang didatangkan dari Sumatera Selatan dikarenakan akses dari Jambi cukup jauh. Pekerja digaji untuk melakukan penebangan pohon di dalam Kawasan Hutan yang berada di Provinsi Jambi dan Provinsi Sumsel,” ungkap Jenderal Bintang Satu tersebut.

“Hasil penebangan tersebut diolah didalam hutan menjadi kayu olahan dengan beragam ukuran dan di alirkan melewati parit/kanal yang bermuara di dekat gudang tersangka yang berada di Dusun III Pancuran Desa Muara Merang Kec. Bayung Lincir Kabu. Musi Banyuasin Prov. Sumatera Selatan dan dijual kepada pembeli dan sudagh berlangsung sejak tahun 2015” lanjut Karo Penmas.

Selain itu, Karo Penmas juga menyebutkan Dit Tipidter Bareskrim Polri juga telah mengamankan barang bukti diantaranya 2 unit truck, Kayu olahan, Dokumen-dokumen, Alat komunikasi, dan alat tebang. (rz/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed