oleh

Jamaah Islamiyah Punya Media Sendiri untuk Propaganda

Jakarta. Polri sebut Jamaah Islamiyah Punya Media Sendiri untuk melakukan propaganda sekaligus menyebarkan paham radikal. Hal tersebut disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

“Merka punya media sendiri. Ada beberapa media yang tidak terdaftar di Dewan Pers, digunakan untuk propaganda dan menyebarkan narasi-narasi,” jelas Karo Penmas. (16/7/19).

Media massa memiliki peran yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Walaupun JI sudah dibubarkan oleh pemerintah Indonesia namun media massa menjadi salah satu instrumen JI memperkuat kelompoknya.

Karo Penmas megatakan, mereka memanfaatkan media massa untuk menyebarkan paham kelompoknya yang dinilai paling benar. JI juga menyusup ke sejumlah organisasi untuk merekrut anggota.

Dikatakan lebih lanjut, sementara ini, kelompok JI paling kuat di Jabar, kemudian di Jateng dan sebagian di Jatim. Untuk luar jawa, berada di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.  (af/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed