oleh

Dugaan Tindakan Pidana, Tiga Tokoh Adat Compang Longgo Dipanggil Polres Mabar

 

Puluhan Instansi tinjauan Permasalahan Galian C di Desa Compang Longgo pasca mediasi di Aula Kantor Camat Komodo, Selasa (11/5/2021) Siang. Foto Rikardus Nompa.

LABUAN BAJO- Tiga tokoh adat Compang Longgo diantaranya, Kepala Adat Kampung Handel, Muhamad Hasan, Kepala Adat Munting Kajang, Benediktus Biru dan Kepala Adat Kampung Naba, Semeon Semaun kini dipanggil polisi atas dugaan tindak pidana menghalangi Kegiatan tambang yang telah memiliki izin di Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Dihimpun Baranewsaceh.co, Rabu (21/7) malam, Kepolisian Resor Manggarai Barat melayangkan panggilan ketiganya pada 19 Juli 2021 berdasarkan surat
nomor: B/1414/VII/2021, Nomor : B/1415/VII/2021 dan Nomor: B/1416/VII/202 perihal Undangan Klarifikasi.

Rujukan yang dipakai polisi diantaranya: a) Pasal 184 Ayat (1) huruf a Undang-Undang No.8 Tahun 1981 tentang KHUAP, b) Undang-undang Nomor 2 tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, c) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara.

Ketiganya diundang untuk memberikan klarifikasi pada Kamis, 22 Juli 2021 diruangan Unit Tipidter Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat berlangsung jam 09.00 Wita.

Diberitakan sebelumnya, Buntut kegiatan tambang pasir milik perusahaan Kelompok Handel Berseri berujung pada laporan polisi pada Selasa (13/7/2021) pagi.

Warga Desa Compang Longgo, melalui kuasa hukum, Petrus D. Ruman, SH, melaporkan Direktur Perusahaan Kelompok Handel Berseri, Dionisius Satyas Pratomo, ST serta Jhony Royke Maspekeh selaku pemegang saham. Selain itu, turut juga dilapor Ir. Semuel Rebo selaku Kadis Penanaman Modal dan PTSP provinsi NTT serta Kadis Lingkungan hidup Manggarai Barat.

Hingga berita ini diterbitkan pihak Polres Manggarai Barat belum berhasil dikonfirmasi. [RN]

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed