oleh

Dua Kali Terbit SP2HP Sucipto Andra Dan Alat Bukti Alat Berat Excekavator Tidak Kunjung Ditahan Polres Dumai

Sucipto Andra

 

Dumai-Baranewsaceh.co

Paska laporan pengrusakan tanaman dan lahan milik warga yang dilakukan oleh oknum mafia tanah berinisial scpto andra dengan alat bukti excekavator berwarna oranye yang telah tertangkap tangan melakukan tindakan melawan hukum setelah dilaporkan warga secara resmi pada 12 mei 2020 kemarin hingga saat ini, Belum juga diamankan sebagai alat bukti oleh pihak kepolisian resort polres dumai.

Masih menjadi pertanyaan besar kenapa pihak kepolisian resort polres dumai belum juga melakukan penahanan terhadap barang bukti yang dengan jelas-jelas telah melakukan tindakan melawan hukum dengan merusak tanaman dan lahan milik warga dijalan gatot subroto(Dulu jalan wan amir)Kelurahan Purnama, Kecamatan Purnama, Kota Dumai menggunakan excekavator berwarna oranye yang diduga vc 110 milik pengusaha kondang berinisial R diwilayah kota dumai, jum’at (24/06/2022).

Arnawadi

Dijelaskan oleh warga selaku pelapor”Sebut Arnawadi”Padahal pada saat tanggal 12 mei 2022 kami telah menegur untuk menghentikan kerja opratornya secara persuasif dan mempertanyakan bukti perintah kerja(SPK) Namun dengan jelas oprator dan mandor menjelaskan tidak ada memegangnya pak, Bahkan mandornya pun sempat mencetuskan bahasa silahkan datangkan kapolres kelokasi dengan nada menantang, Saya sudah bolak-balik keluar masuk penjara saat dimedan, Belum pernah bos kita bermasalah tidak selesai dengannya pak, Selagi ayam masih mau makan jagung, Semuanya bisa diselesaikan bos saya pak”Ujarnya dengan nada cetus.

Dititik ini saya sendiri sedikit bingung dan bertanya-tanya kenapa proses penegakkan hukum dikepolisian resort polres dumai terkesan sedikit lamban, Kita juga sudah melakukan kroscek dan investigasi kepada pemegang blok dan beberapa sepadan lainnya dengan dibuatkan surat pernyataan yang ditandatangani diatas matrai 10000 pada radius titik koordinat tanaman dan lahan milik kami yang telah dirusak tidak ada satupun yang membuktikan oknum berinisial scpto andra memiliki hak tanah diwilayah tersebut, Saya juga tidak berniat untuk mencampuri proses penegakkan hukum yang sedang bergulir, Karena itu wewenang pihak kepolisian, Namun hal yang wajar kalau kita mempertanyakan ada apa diluar proses hukumnya sehingga alat bukti dan oknum tersebut belum ditahan”Pungkasnya.

Saya juga sangat berharap kepada pihak Kepolisian agar sudikiranya dalam menangani permasalahan tanah dijalan gatot subroto(Dulu jalan wan amir) bersikap serius, Karena masalah ini betul-betul permasalahan yang menyentuh kepada pertimbangan ekonomi warga kelurahan purnama, Dan segera dapat ditindaklanjuti dan diproses secara hukum, Karena bagi kami TNI/Polri dengan masyarakat ibarat seperti :

-Ikan dengan Air

-Ikan apabila dipisahkan dari Air maka ikan akan mati.

-Sebaliknya Air apabila dipisahkan dengan Ikan maka Air tidak akan bercahaya lagi.

Jadi tidak ada alibi proses penegakkan hukum dikepolisian tidak berpihak kepada rakyat”Tutupnya.*team&Redaksi*

Connects once per page in :

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *