Diduga Proses Pengerjaan Asal Jadi, Bangunan Saluran Irigasi Desa Sembung Perak, Konsultan Bangunan Jombang Angkat Bicara.

JOMBANG,BARANEWS-
Pihak Konsultan bangunan yang bergerak di bidang perencanaan dan pengawasan teknis suatu bangunan yang beralamatkan didaerah kabupaten jombang, angkat bicara serta menyoroti perihal kejanggalan pekerjaan pembangunan Saluran Irigasi yang berada di kecamatan perak tersebut.

Bangunan Saluran Irigasi tersebut terletak di Sebelah Barat Sungai, sebelah selatan rel kereta api yang berada di Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dimana pekerjaan yang dilaksanakan oleh TPK desa itu syarat akan kejanggalan, serta banyak memanipulasi pekerjaan dan dugaan bahwa fisik pada bangunan Saluran irigasi tidak sesuai spesifikasi dan untuk kualitas material bangunan patut dipertanyakan.

Konsultan bangunan, berkantor di jombang, mempertanyakan material yang digunakan pada paket pekerjaan saluran irigasi tersebut, terkait pemasangan pada batu kalinya yang terlihat asal jadi serta spesi yang di duga tidak sesuai bestek, dan dirinya menyampaikan itu kepada awak media saat dimintai keterangan dikantornya.Sabtu ( 23/07/2022).

” Jika dilihat dari fisik bangunan Saluran irigasi yang sudah jadi, saya menduga bahwa, mutu dan kualitas bangunan tidak sesuai bestek dan tidak sesuai dengan perencanaan awal, ” sebab terlihat bangunan saluran irigasi pada pasangan batu kalinya, tidak beraturan serta terlihat luluh pada pasangan batu kalinya, banyak yang sudah bolong – bolong, serta benangan pada atas bangunan saluran irigasi tidak beraturan dan untuk plesterannya tidak dihaluskan, oleh sebap itu, publik dan masyarakat harus terus mengawal dan mempertanyakan pada pemdes maupun TPK desa Sembung, terkait Volume dan total anggarannya “tandasnya.

Masih dari penjelasan konsultan bangunan,” Saya juga menduga, kalau proses Pengerjaan yang di laksanakan oleh TPK Desa Sembung tersebut, tidak mau terbuka untuk publik maupun kalayak umum, sebab dari pemasangan papan kegiatan proyek tidak di laksanakan dari awal pembangunan, sehingga TPK desa Sembung, terindikasi untuk mengelabui masyarakat serta warga dalam pengerjaan saluran irigasi tersebut, sehingga bangunan terkesan asal jadi dan terpasang begitu saja,ucapnya.

Dihari sebelumnya, dari pemaparan narasumber juga senada yang diutarakan oleh konsultan bangunan, terkait pada dugaan, bahwa pengerjaan saluran irigasi tersebut disinyalir spesi lepas dari bestek, dan tidak sesuai perencanaan, ” terlihat pasangan batu kali pada saluran irigasi tersebut bangunannya asal jadi dan untuk luluhnya juga terlihat kurang semen, hal tersebut terlihat dari bangunan Saluran irigasi yang sudah jadi, jlentrehnya.Kamis (21/07/2022).

“Pembangunan Saluran irigasi yang terletak di sebelah barat sungai tersebut baru saja selesai,tetapi kondisi bangunan terlihat di kerjakan asal jadi, terlihat dari pasangan batu kali yang tidak beraturan seperti di kerjakan asal – asalan, dan setahu saya, jika dari awal sampai akhir pembangunan tidak terpasang papan kegiatan, sehingga saya dan warga kurang tau, nilai anggaran dan dari dana apa yang di gunakan,” sehingga saya yakin jika pengerjaan Saluran irigasi banyak di manipulasi pekerjaanya,sehingga kualitas bangunan tidak akan bisa berumur panjang,tuturnya. bersambung. (red).

Connects once per page in :

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.