oleh

Diduga Intervensi Terhadap Wartawan, Oknum Sekdes di Kepenghuluan Bagan Jawa Jadi Sorotan

 

 

Baranews -Bagansiapiapi.|  Kembali Mengguncang publik tindakan kriminalilasi terhadap wartawan Palapa TV dan Metroterkini.com Bagansiapiapi saudara Handoko Afriadi , tindakan kriminalilasi dan sikap arogansi dari seorang oknum sekdes di Kepenghuluan Bagan Jawa Kecamatan Bangko kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

terkait dengan sejumlah pemberitaan yang Viral di publik, tentang keluhan Warga masyarakat jalan tangko yang mengalami persoalan lahan di lokasi tersebut hingga kini tak kunjung selesai,

adapun pengakuan masyarakat di jalan tangko dalam pemberitaan tersebut menyebutkan, tentang adanya keluhan Warga masyarakat jalan tangko yang merasa resah akan lahan milik mereka yang di duga di serobot oleh kelompok tani yang mengatasnamakan kelompok tani MELJA.

Sebelumnya Handoko yang berprofesi sebagai wartawan Palapa TV dan Metroterkini.com , pernah menerbitkan berita keluhan Warga masyarakat jalan Satria Tangko terkait penyerobotan lahan.

Di duga oknum Sekdes kepenghuluan Bagan jawa merasa terusik akan pemberitaan yang pernah diterbitkan sehingga wartawan yang bersangkutan menjadi korban dari tindakan kearogansian Suhaimi seorang oknum di kepenghuluan Bagan jawa yang menjabat sebagai sekdes, Kejadian tersebut terjadi di beko 3 jalan satria tangko ( kamis 13 oktober 2022 ).

Dimana seorang oknum kepenghuluan Bagan Jawa yang menjabat sebagai sekdes, langsung menarik paksa wartawan Palapa TV dan metroterkini.com di lokasi serta melakukan intervensi terhadap kinerja jurnalistiknya,(Sabtu 15/10/2022).

atas kejadian tersebut camat bangko pemkab rokan hilir saat di konfirmasi melalui wattsapp pribadinya belum bisa memberikan komentar serta tanggapan terhadap prilaku oknum kepenghuluan Bagan jawa yang di duga seperti preman yang berkantor di kepenghuluan Bagan jawa.

Dalam hal ini pj penghulu bagan jawa menyebutkan bahwa dirinya akan bertanya kepada oknum sekdes atas persoalan tersebut.

Di tempat yang terpisah, Mulyadi N yang saat ini menjabat sebagai Ketua wadah perkumpulan wartawan republik indonesia bersatu (PWRIB ) menyebutkan, bahwa sebagai aparatur desa, oknum sekdes bagan jawa terlalu arogant serta intervensi terhadap kinerja wartawan, mirisnya lagi, sebagai pihak penengah yang di anggap bisa menjaga benturan antar warga namun sayangnya malah menunjukkan sikap premanisme yang tidak patut di contoh untuk itu, saya akan persoalkan ke petinggi Pemerintah yang ada di kabupaten rokan hilir ini.**

Connects once per page in :

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *