oleh

Capaja Akademi TNI-Polri di Beri Pembekalan Oleh Wapres Jusuf Kalla

Jakarta. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan pembekalan ke calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI-Polri. JK didampingi oleh Kapolri Jenderal Tito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto .

Pembekalan disampaikan di GOR Ahmad Yani, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

Hadir pula Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sulma Adji, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tatang Sulaiman, Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia dan Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyono.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta para calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri menguasai teknologi. Sebab, Jusuf Kalla menilai saat ini bukan lagi era perang fisik.

“Anda berbeda (dengan) tentara angkatan 45. Anda tentara yang harus mempunyai pemahaman teknologi, Anda harus belajar terus,” ujarnya ,Senin (15/7/2019).

Jusuf Kalla mengingatkan perang di masa modern bukan hanya perang fisik. Dia menyebut siapa pun yang menguasai teknologi akan memenangi peperangan.

“Yang terjadi sekarang perang teknologi, yang menang yang menguasai teknologi. Di militer, kepolisian juga penguasaan teknologi adalah yang penting,” jelasnya.

Selain itu, Jusuf Kalla berharap para capaja turut membangun negara agar menjadi negara dengan kekuatan lima besar ekonomi dunia. Dia berharap target tersebut dapat diraih pada 2045.

“Pada ulang tahun ke-100, Indonesia penduduknya 320 juta. Kita harap ekonominya maju menjadi kelima. Harapan kita bisa memenuhi itu,” paparnya.

Jusuf Kalla menyebut bangsa Indonesia juga harus waspada terkait konflik yang terjadi di negara tetangga. Dia berharap capaja nantinya bisa berkontribusi menjaga keamanan negara.

“Kita mempunyai penduduk yang besar. Apa tantangan kita adalah dunia dan regional penuh dengan masalah. Konflik dan perang dagang. Di regional ada masalah Laut China Selatan. Semoga tidak menjadi perang terbuka. Ada masalah konflik juga di Thailand, Myanmar, Filipina Selatan, semua mempengaruhi kita semua,” pungkas Wakil Presiden.

Pembekalan diikuti oleh 781 perwira, terdiri dari 259 TNI Angkatan Darat dengan komposisi 244 putra dan 15 putri sementara perwira Angkatan Laut berjumlah 117 orang yang terdiri dari 103 putra 14 putri. Berikutnya 99 perwira Angkatan Udara dengan 9 putri dan 90 putra kemudian 306 perwira Polri dengan komposisi 256 putra dan 50 putri. (Py/sw/hy/RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed