oleh

Balita di Manggarai Barat Derita Bocor Jantung, Orangtuanya Berharap Dapat Bantuan

Samuel Alexandro De Karong divonis bocor jantung. Foto Ist.

LABUAN BAJO- Nasib sedih dialami pasangan suami istri Wihelmina Kurnia (31) dan Lasarus Yolanda Karong (31) warga desa Bari, kecamatan Macang Pacar, kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, pasalnya putra keduanya divonis memiliki kelaian jantung sejak lahir.

Keduanya belum bisa bernafas lega. Kini putranya yang bernama Samuel Alexandro De Karong telah berumur dua (2) tahun dengan kelaian jantung bocor dirawatnya dengan segala keterbatasan. Anaknya, yang menderita jantung bocor belum mendapat penanganan serius.

Hingga saat ini balita kelahiran Rego, 29 Maret 2019 masih terbaring lemah bersama keluarga di Labuan Bajo, sambil menunggu uluran tangan berbagai pihak guna tindak lanjut pengobatan.

Diketahui Samuel (2) menderita jantung bocor sejak lahir yang seharusnya di berangkatkan ke Jakarta guna menjalani operasi, namun saat ini orang tua balita ini sedang mengalami kesulitan biaya.

Sementara keluarga balita berusia 2 tahun ini hanya bisa pasrah dan mengharapkan bantuan dari berbagai pihak untuk biaya operasi ke rumah sakit Jantung Harapan Jakarta.

Samuel Alexandro De Karong divonis bocor jantung. Foto Ist.

Kini Samuel meringis menahan sakit. Sesekali sakitnya pecah meledak. Sang ibu meletakkan anaknya di pangkuan. Sesekali menggendongnya.

“Saya berdoa agar bisa berobat. Operasi anak saya sampai sembuh agar bisa menjadi anak lainnya, yang normal, yang sehat,” sebutnya saat ditemui wartawan, Kamis (10/6).

Tak lama Wihelmina bicara, buliran jernih menetes di pipinya. Matanya menatap sang buah hati.

“Semoga Allah memudahkan jalan saya untuk anak saya,” katanya.

Terlihat Samuel Samuel Alexandro De Karong (2) kesulitan menarik napas. Sangat berat menarik napas. Sisi lain berat badannya pun tidak seperti anak pada umumnya.

Putra kedua pasangan Wihelmina Kurnia dan Lasarus Yolanda Karong itu didiagnosis penyakit bocor jantung. Ayahnya punya usaha kecil-kecilan, sedangkan ibunya seorang guru komite di SMPN 1 Macang Pacar.

Selama ini, mereka berobat ke RS Siloam Hospital Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat.

Namun, RS Siloam Hospital Labuan Bajo itu menyatakan tak mampu menangani Samuel. Mereka merujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Jakarta.

Terkendala dana untuk ke Jakarta

Dengan berat hati, Wihelmina dan suaminya tak bisa berangkat ke Jakarta. Mereka tak memiliki dana untuk transportasi dan biaya makan selama merawat buah hatinya.

Kedua orang tuanya berharap pemerintah bisa membantu putranya agar bisa hidup normal layaknya bayi lainnya. Pihaknya juga mengetuk kepedulian masyarakat guna menyisihkan sebagian rezeki guna meringankan beban mereka.

Dengan kondisi itu, melalui media ini keluarga meminta dukungan dana melalui rekening BNI 0871530253 atas nama Lasarus Yolanda Karong (Ayah kandung Samuel). Kontak yang bisa dihubungi 081235140454 (Wihelmina/Ibunda Samuel) 082235167819 (Pedi/SWIMB). (RN)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed