oleh

YWWF Berkomitmen Dukung Prioritas Program Pemerintah Dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ilustrasi foto;Ist

 

JAKARTA, BARANEWS — Menyikapi kondisi lingkungan hidup ditengah pandemi sebab Covid-19, YWWF-Indonesia sebagai organisasi konservasi nasional yang mandiri yang bergerak dalam bidang pelestarian lingkungan, optimis akan terus beroperasi di Indonesia melanjutkan kiprah dan kontribusinya pada pelestarian sumber daya alam hayati dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Penjelasan ini juga diutarakan oleh Adri selaku pengurus pusat di YWWF Indonesia yang menerangkan juga bahwa berdasarkan undang-undang nomor 32/2019 mengenai Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.”kami sebagai bagian dari masyarakat sipil memiliki hak yang sama untuk bekerja dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya mengatakan di Jakarta,Sabtu(06/03)

Sementara itu, Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap dan terus berkomitmen untuk mendukung prioritas pemerintah Indonesia untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. “Dan senantiasa juga membuka diri untuk bekerjasama dengan semua pihak demi terwujudnya alam Indonesia yang lestari, serta membangun masa depan, dimana manusia hidup selaras dengan alam bagi kepentingan generasi sekarang dan mendatang,” ujarnya.

Harapannya juga mengatakan agar semua unsur dari berbagai elemen masyarakat untuk bisa bersinergis dengan program pemerintah dalam menjaga dan peduli lingkungan. “Apalagi Indonesia, bahkan dunia yang sedang menghadapi krisis kesehatan sebab pandemi Covid-19. Krisis yang disebabkan zoonosis (jenis penyakit yang dapat ditularkan hewan ke manusia) ini seharusnya menyadarkan manusia mengubah pola dengan hidup makin ramah lingkungan hidup,” paparnya.

Kendati demikian, organisasi independen ini juga menyatakan, agar proses sadar diri dapat diwujudkan dalam bentuk intensi, yaitu kesiapan kita untuk melakukan suatu tindakan, dalam hal ini menjaga lingkungan.

“Niatan kita untuk menjaga lingkungan ataukah tidak ditentukan oleh tiga hal, yaitu sikap kita terhadap lingkungan, norma subyektif terkait dengan harapan orang-orang di sekitar kita akan pentingnya menjaga lingkungan, dan kendali yang kita rasakan untuk dapat menjaga lingkungan, dan sejalan dengan mendukung program pemerintah untuk menjaga dan peduli lingkungan hidup” tandasnya menyampaikan.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed