oleh

TKA Aktif di Labuan Bajo Berjumlah 22 Orang

Marselinus Sani Ngarung, SE., Sekretaris Nakertrans Kabupaten Manggarai Barat

LABUAN BAJO- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Manggarai Barat mencatat, dari 102 Tenaga Kerja Asing (TKA) pada tahun 2019, hanya ada 22 TKA yang masih aktif dan sudah melakukan perpanjangan Izin kerja di Kota Labuan Bajo.

22 TKA tersebut bekerja di 20 perusahaan yang tersebar di Kota Labuan Bajo. Sedangkan TKA lainnya sudah kembali ke Negara asal berjumlah 80 orang.

Diketahui TKA yang tidak melakukan perpanjangan izin karena Perusahaan tempat mereka bekerja tidak mengajukan permohonan perpanjangan kepada Dinas Nakertrans Kabupaten Manggarai Barat.

Marselinus Sani Ngarung, SE saat ditemui awak Media Baranewsaceh.co di ruang kerjanya pada Jumat (7/8/2020), menyampaikan dari total 102 TKA pada tahun 2019, hanya 22 orang TKA yang sudah melakukan perpanjangan izin kerja.

Apabila ditemukan masih ada 80 TKA, tidak memperpanjang Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), tetapi masih aktif berkerja di Labuan Bajo, itu berarti Tenaga Kerja Asing yang ilegal, jelasnya.

“Jika ada TKA yang masih bekerja di Labuan Bajo dan belum melakukan perpanjangan IMTA maka itu adalah ilegal”, tegas Marsel Ngarung, Sekretaris Nakertrans.

Ia juga menyampaikan selama ini belum ditemukan pekerja asing yang ilegal di kota Labuan Bajo dan dari data IMTA 22, PAD Kabulaten Manggarai Barat per Agustus 2020 naik sebesar Rp 358.782.400 dari target Dinas Nakertrans Tahun 2020 sebesar 300 juta. Sehingga Dinas Nakertrans mencatat adanya kenaikan PAD yang cukup besar yaitu 120%, tutupnya. (Rikardus Nompa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed