oleh

Tidak Serius Dalam Pengerjaan Proyek Pemeliharaan Jalan Antar Tiga Kepenghuluan di Kubu Babussalam DiDuga Adanya Indikasi Korupsi

-NASIONAL, RIAU-40194 views

Rohil.baranews.indonesia- Team Investigasi TOPAN-RI DPD Rohil mendapati laporan masyarakat dari tiga Kepenghuluan di Kecamatan Kubu Babussalam diantaranya Kepenghuluan Sungai Pinang, Jojol, dan Sungai panji-panji terkait proyek jalan yang menghubungkan antar tiga Kepenghuluan ini. Proyek yang memakan waktu 30 hari kalender dan menelan anggaran negara kurang lebih 354 juta pengerjaan ini dikemudi oleh dua (CV) ini tidak serius pengerjaannya

Mendapati laporan masyarakat tersebut, Team Investigasi TOPAN-RI DPD Rohil langsung turun kelapangan melihat kondisi proyek pemeliharaan jalan tersebut yang dipegang dua perusahaan itu sabtu 08/08/2020.

Beberapa masyarakat yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan kekecewaannya terhadap proyek pemeliharaan jalan yang tidak serius.

“Kami sangat kecewa dengan pengerjaan proyek pemeliharaan jalan ini. Sepertinya kontraktor tidak serius dalam pengerjaan”. Ungkapnya.

Pada saat diwawancarai oleh Awak Media baranews.indonesia ia menambahkan, dengan kondisi pemeliharaan jalan yang tidak sesuai dengan Anggaran yang ada Masyarakat beranggapan adanya Indikasi Korupsi.

“Dengan Anggaran yang besar seharusnya kondisi pemeliharaan jalan tidak seperti ini. Kami beranggapan adanya Indikasi Korupsi yang di lakukan oleh Kontraktor”. Pungkasnya.

Lukman Nur Hakim selaku Team Investigasi TOPAN-RI DPD Rohil ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan masyarakat terkait proyek pemeliharaan jalan yang diakui tidak serius pengerjaannya.

“Laporan masyarakat itu benar adanya. Saya langsung turun kelapangan melihat kondisi proyek pemeliharaan jalan tersebut”.ungkapnya.

Pada saat dikonfirmasi ia juga menambahkan bahwa laporan masyarakat ini akan ditindaklanjuti kepihak yang berwajib. Ia juga tidak ingin apabila anggaran negara yang besar ini terjadi Indikasi Korupsi seperti dugaan masyarakat.

“Kita akan tindaklanjuti laporan masyarakat ini. Apabila ternyata benar dugaan masyarakat itu, maka kita akan laporkan kepihak yang berwajib

Pihak pengawas harus benar-benar mengawasi dari awal 30 hari kelender sampai selesai pekerjaan proyek pemilharaan tersebut”(HAMDANI)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed