oleh

Tentara Datang Cintaku Bersemi Diujung Penantian Panjang

 

By : Syachryan UN. S (RYAN SINAGA)

DEMI IBU PERTIWI engkau korbankan waktumu,Demi Bangsa,engkau rela pertaruhkan Nyawamu. Meskipun maut menghadang di depan mata, engkau katakan itu hanya Hiburan. Itulah prajurit TNI .Kapanpun selalu siap ditugaskan demi mengawal dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Sebagaimana diketahui bahwa Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia telah mengamanatkan bahwa TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan dengan tugas pokok pertama menegakkan kedaulatan negara, kedua mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan ketiga melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Tugas pokok tersebut dilakukan melalui Operasi Militer Untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Kegiatan TMMD merupakan salah satu implementasi dari tugas operasi militer selain perang yaitu memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Selain itu, TMMD juga membantu pemerintah di daerah dalam percepatan pembangunan yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat,”ungkap Dansatgas TMMD 110 Kodim 0209/Labuhan Batu Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap,baru-baru ini saat diwawancarai awak media.

Saat ini,Kodim 0209/LB memiliki wilayah teritorial tiga kabupaten diantaranya Kabupaten Labuhan Batu Induk,Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) dan Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Tiga Kabupaten yang ada di Sumatera Utara ini termasuk penghasil Perkebunan Sawit dan Karet sehingga banyak orang yang mengatakan bahwa masyarakat di Labuhan Batu semuanya berpenghasilan lumayan dengan hidup berkecukupan.

Ternyata semua itu salah,buktinya TNI Angkatan Darat (AD) telah berulangkali ikut mensejahterakan masyarakat di Bumi Ika En Pabolo,melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan Program Karya Bakti Serbuan Teritorial ,TNI AD banyak melakukan perubahan kehidupan masyarakat yang tinggal dikawasan terisolir yang ada di Tiga Kabupaten dengan seluruh Program-Program Komando Atas.

Buktinya,kali ini,Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap selaku Dandim 0209/Labuhan Batu Korem 022/Pantai Timur Kodam I Bukit Barisan,memilih kawasan rawan bencana alam yang terisolir jauh dari perkotaan untuk program TMMD ke-110 Tahun 2021.Kawasan rawan bencana alam tersebut disulap menjadi bagus dan kuat dengan Program Non Fisik TMMD 110 Bintahwil (Pembinaan Ketahanan Wilayah) dan Binter (Pembinaan Teritorial).

Dengan keuletan dan kenekatan demi mensejahterakan masyarakat dan mendukung program Pemerintah Labura dalam mewujudkan pembangunan. Abituren Akmil 2001 yang pernah di didik di Lembah Tidar itu akhirnya memilih Desa Pematang
dan Desa Batu Tunggal Kecamatan NA IX-X dan Desa Terang Bulan ,Kampung Pajak, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura,Sumut,untuk dijadikan Program sasaran fisik dan non fisik TMMD 110.

“Untuk sasaran fisik utama kita dari TNI dibantu personel Polri dan masyarakat membuka jalan sepanjang 2700 meter dengan lebar 10 meter di Desa Pematang,dan diatas jalan tersebut kita buat jembatan dalam sasaran tambahan,”ujar Pamen yang pernah menjabat sebagai Pasi Ops Kodim 0201/BS Kota Medan ini.

Sedangkan untuk rehab rumah tidak layak huni (RTLH) ada 8 unit milik warga kurang mampu yang kita bangun,salah satunya milik seorang janda tua yang rumahnya gubuk reot bernama Ibu Montan br. Pasaribu,RTLH ini sempat dikunjungi Kadispenad Bapak Brigjen TNI Nefra Firdaus saat Wasev bersama Forkopimda Labura dan PJU Kodam I/BB.

Untuk pelaksanaan Sasaran TMMD yang ke-110 TA. 2021 Kodim 0209/LB yaitu Sasaran Fisik Pembukaan badan jalan sepanjang 2.700 meter x 10 meter, Perkerasan badan jalan ukuran 2.700 x 4 meter, Pembuatan gorong-gorong sebanyak 7 unit 1 unit ukuran 1,5 x 1,5 x 10 meter, 4 unit ukuran 1,2 x 1,2 x 10 meter dan 2 unit ukuran 1,2 x 1,2 x 5 meter

Kemudian pembuatan TPT 1 unit Ukuran 2 x 40 meter (sisi kanan dan kiri) pembuatan Tugu TMMD 1 unit “Untuk sasaran tambahan pembuatan jembatan dan penimbulan jalan trans Desa Pematang, ‘beber Dansatgas.

Sedangkan untuk sasaran Non Fisik berupa penyuluhan Bela Negara, penyuluhan Wawasan Kebangsaan penyuluhan Pelayanan Kesehatan penyuluhan Pertanian penyuluhan Pendidikan oenyuluhan Hukum Dan Kamtibmas penyuluhan Narkoba, penyuluhan Keagamaan, penyuluhan KB Kesehatan, openyuluhan Perikanan/ Peternakan penyuluhan Lingkungan Hidup dan Kehutanan penyuluhan Kegiatan PKK
m. Sosialisasi Pelayanan Publik Dan Kependudukan, ssialisasi terhadap Pencegahan, Penularan Virus Covid-19

“Ada juga penyuluhan Bahaya Teroris Dan Paham Radikalisme penyuluhan Pelayanan Posyandu/Polwindu, penyuluhan Stunting, osialisasi Penyakit Tidak Menular, penyuluhan Mitigasi Bencana Alam dan Sosialisasi Pengetahuan dan pengenalan Medsos, ‘jelas Dansatgas.

Dansatgas menyampaikan di tengah kewaspadaan dampak pandemi Covid-19, Program TMMD 110 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kodam I/BB,salah satunya di Kodim 0209/LB. Selama satu bulan atau sejak kegiatan Pra TMMD 110 hingga dibuka TMMD secara resmi oleh Bupati Labura para Prajurit TNI, anggota Kepolisian, aparat Pemerintah Daerah (Pemda), serta segenap komponen masyarakat lainnya telah bekerja keras, membantu menyelesaikan program TMMD .

“Disini diwilayah teritorial Kodim 0209/LB kegiatan yang diprogramkan dan telah dilaksanakan merupakan wujud pengabdian TNI bersama kementerian dan lembaga terkait lainnya, untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah guna mendorong tercapainya kesejahteraan masyarakat. Hal ini selaras dengan tema TMMD ke-110 Sinergi Membangun Negeri,”ucap Dansatgas.

 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, Polri, Pemda, masyarakat dan komponen bangsa lainnya, sasaran fisik TMMD 110 yang dibangun di Desa Pematang dan Desa Terang Bulan berjalan lancar.

Dia mengungkapkan, selain pembangunan fisik, TMMD juga menyelenggarakan kegiatan non fisik dan penyelenggaraan TMMD tidak hanya berfokus pada program penanggulangan kemiskinan saja, tapi juga ada program-program yang menggugah wawasan kebangsaan dan cinta tanah air serta nilai-nilai nasionalisme guna meningkatkan kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketahanan Nasional.

Dengan demikian TMMD dapat membentengi masyarakat dari pengaruh terorisme, radikalisme, penyalahgunaan narkoba dan menangkal kemerosotan nilai budaya bangsa melalui edukasi kepada masyarakat di tengah riuhnya media sosial agar dapat bijak dalam pemanfaatannya,” kata Dansatgas.

 

Tak hanya itu, di masa Pandemi Covid-19 ini, Satuan Tugas (Satgas) TMMD 110 Kodim 0209/LB juga melaksanakan tugas melawan wabah virus corona yang telah menyebar ke semua provinsi di tanah air, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perlunya menjalankan protokol kesehatan dengan cara pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, dan lain-lain.

 

Terkait dengan kondisi saat ini, ada harapan besar kepada Satgas TMMD untuk turut serta membantu pemerintah dalam mensosialisasikan kepada masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru atau new normal sesuai dengan protokol penanganan Covid 19.

“Dengan adanya TMMD disini, selain meningkatnya kesejahteraan rakyat diharapkan meningkat juga semangat kebersamaan, gotong royong dan cinta tanah air sehingga masyarakat memiliki daya tangkal yang kuat terhadap berbagai bentuk ancaman yang merongrong keselamatan bangsa dan negara. Selain itu diharapkan juga terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat, kokohnya jiwa dan semangat nasionalisme demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Dansatgas.


“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satgas TNI Polri ,pemerintah daerah, masyarakat dan komponen bangsa lainnya yang sudah terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan program TMMD 110 yang kami laksanakan, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua dalam pengabdian kepada bangsa dan negara yang sangat kita cintai ini, Aamiin,” pungkasnya.

Kadispenad selaku Ketua Tim Wasev PJO TMMD 110 Kodim 0209/LB didampingi Kasiter Korem 022/PT, Kolonel Inf Sutan Lubis, Pgs. Kapendam I/BB, Letkol Inf Robinson Tallupadang, Mayor Inf Hikmat Ilahi dari Dispenad , dan Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap menyempatkan mengunjungi rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di rumah seorang janda yang tidak tetap penghasilannya bernama

 

Disela kunjungannya Kadispenad menyampaikan, bantuan ini berkat doa ibu Motan Br Pasaribu terkabul sehingga akhirnya dapat memiliki rumah beton karena sebelumnya bentuk rumah papan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Babinsa Sertu Sunari dan Kades Terang Bulan Bapak Ali Bakti Ritonga karena dapat menyukseskan kegiatan TMMD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Labura dan Kodim 0209/LB, ” kata Kadispenad.

Lanjut dikatakan Ketua Tim Wasev bahwa personel Satgas TMMD tetap laksanakan Pembinaan Teritorial (Binter) dimanapun berada, khususnya di rumah yang ditinggali saat pelaksanaan TMMD ke-110, jaga nama baik TNI AD dan tingkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat. “Personel Satgas tetap jaga kesehatan dan terapkan Protokol Kesehatan,” pesannya.

“Mau memperbaiki rumah selama ini saya tidak punya uang pak,makan saja dibantu anak-anak,saya sangat berterima kasih sekali karena bapak-bapak tentara dan kades telah memilih rumah saya untuk direhab sehingga saya nyaman bersama keluarga, ‘ucap Nek Montan sembari mengusap airmatanya menetes disela-sela kulitnya yang keriput.

Wanita tua menetap di Desa Terang Bulan Kec. Aek Natas Kab. Labuhanbatu Utara (Labura) Sumut, ini menambahkan dirinya selama ini hidup dibiayai oleh anak-anaknya yang buka bengkel sepeda motor didepan rumah.

“Jika hari ini adalah jari terakhirku
maka aku berpesan dalam Do’a kepada Allah SWT semoga bapak-bapak tentara yang selalu peduli Rakyat Kecil dilindungi dan selalu diberi kesehatan dimanapun bertugas, Aku tentu akan merindukanmu bapak tentara, sampai kapanpun, aku tetap ingat budi baik dan jasa kalian semua karena berkat bapak-bapak tentara anak-anakku bisa menyambung hidup-Nya dengan membuka usaha bengkel didepan rumah,”ungkapnya

# Program Non Fisik TMMD Tingkatkan dan Kokohkan Bintahwil #

Pembinaan ketahanan wilayah (Bintahwil) adalah upaya, usaha, pekerjaan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Satuan TNI AD yang berhubungan dengan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran dalam rangka mewujudkan kekuatan ketahanan wilayah aspek Darat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bekerjasama dengan pemerintah daerah, instansi terkait/stake holder, dan komponen bangsa melalui pembinaan Geo, Demo, dan Komsos guna mendukung pencapaian tugas pokok TNI AD.

Demikian disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus,saat meninjau lokasi sasaran fisik pembukaan jalan sepanjang 2700 meter x 10 meter di Desa Pematang Kec Kecamatan NA IX-X Kab. Labura, Sumut.Peninjauan pembukaan jalan dalam program TMMD 110 Kodim 0209/LB tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan memakai masker.

Pati bintang satu yang lahir di Padang Sidempuan ini menambahkan, TMMD juga memperkuat ketahanan wilayah dengan program non fisik yang dilakukan Satgas.

“Lewat TMMD pembinaan ketahanan wilayah (Bontahwil) akan kuat dan dengan kuatnya masyarakat tentu ketahanan wilayah juga kuat,”terang Kadispenad .

Lanjut dijelaskan Kadispenad bahwa ada program-program Bintahwil di lokasi TMMD yakni program non fisik seperti penyuluhan Wasbang,Bela Negara dan sosialisasi lainnya serta Kamtibmas yang diisi dengan pihak Kepolisian.”Kuatnya Bintahwil didukung pihak Kepolisian ,Pemda dan masyarakat,”sebut Kadispenad.

Kadispenad juga mengatakan bahwa kegiatan TMMD yang paling istimewa adalah mewujudkan pembangunan dengan cepat dan hasil yang baik,dengan waktu sebulan personel Satgas mampu menuntaskan beberapa sasaran fisik disini,contoh jalan ini sekarang sudah bisa dilalui.

“Selama ini masyarakat disini mungkin hanya melihat Babinsa seorang diri,kini ratusan TNI dan Polri hadir disini membangun desanya demi meningkatkan taraf kehidupan masyarakat,intinya TMMD membawa perubahan bagi desa disini kearah yang lebih baik dan bermanfaat,” sebut Kadispenad.

Sementara itu dilokasi yang sama,Kades Pematang P. Munthe mengatakan ,Desa Pematang memiliki 8 Dusun dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 476 KK.Dengan adanya pembukaan jalan baru tersebut,kata Kades tentu akses transportasi masyarakat semakin lancar dan menghemat waktu.

“Sebelum ada jalan baru tersebut,waktu untuk kekota jadi cepat,sebelumnya harus menempuh jarak 10 km untuk kekota,” sebutnya.

Dikatakannya ,TMMD disini sangat membantu masyarakat,khususnya anak-anak sekolah dan dengan adanya jalan baru sekolah yang ada disini akan bertambah muridnya. “Sekolah disinj hanya satu,jadi jalan dibangun siswa tentunya kedepan akan bertambah,maka itu kami berharap agar sekolah disini ditambah lagi,’harap Kades.

Dilokasi yang sama,Wakil Bupati Labura H. Samsul Tanjung, S.T., M.H,mengatakan bahwa Pemda berjanji akan meningkatkan jalan baru yang dibangun Satgas TMMD 110 di Desa Pematang.Terkait dengan dunia pendidikan di Desa Pematang juga akan ditambah.

“Usulan peningkatan jalan dan ditambahnya sekolah di Desa Pematang akan disampaikan kepada bapak Bupati,” ucapnya.

Warga setempat Nek Saniya Boru Hasibuan (56 tahun) sangat berterima kasih kepada bapak-bapak tentara yang telah membuat jalan baru disini,dari gadis sampai nenek-nenek sekarang ini barulah ada jalan disini,dulunya hanya setapak saja ,terimakasih ya bapak-bapak tentara.

“Alhamdulilah pak,selain kami memiliki jalan baru,saya dapat penghasilan baru dari bapak-bapak tentara,saya menjual makanan selalu mereka beli,maunya sih tiap hari disini bapak tentara itu biar saya bisa senang.” BAPAK-BAPAK TENTARA DATANG CINTA KAMI BERSEMI DIUJUNG PENANTIAN PANJANG SELAMA INI MENDAMBAKAN PEMBANGUNAN’,KAMI SEMAKIN MENCINTAI DAN MENYAYANGI TNI,”ungkap wanita tua memiliki 6 anak dan 3 cucu ini.(By Ryan)

Tulisan Ini Menggambarkan Bahwa Rakyat Tetap Mendambakan TNI,Mencintai TNI Sampai Kapanpun,Dimanapun TNI Bertugas Selalu Mengatasi Kesulitan Rakyat dan Tetap Membantu Pemerintah.

” TNI TETAP DIHATI”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed