oleh

Tegas! Agustinus Nahak Berikan Apresiasi Kepada Polres Belu Sudah Menahan Pemerkosa Gadis SMP

Belu, Baranews –-Kasus pemerkosaan terhadap MMS (15) siswa SMP Kelas 1 asal Wekatimun, menjadi perhatian khusus Aparat Satuan Reskrim Polres Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasus tersebut tercatat dengan laporan polisi nomor; LP/B/141/X/2021/SPKT/Polres Belu/Polda NTT, tentang dugaan tindak pidana persetubuhan anak.

Kapolres Belu, melalui Kanit perlindungan perempuan & anak (PPA) Sat Reskrim Polres Belu, Yeremias Megi, mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban, pelaku, dan orangtua serta kerabat yang mengetahui kasus tersebut.

Kasus tersebut dilaporkan oleh Arnoldina selaku orangtua MMS (korban).

“Pelaku saat ini sudah kita tahan di Mapolres Belu untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Yeremias, kepada Vox Timor, Selasa (19/10/2021) pagi.

Terkait penahanan para pelaku¸Arnoldina selaku orangtua korban mengakui hal tersebut.

“Sebanyak 3 orang pelaku sudah ditahan.Saya sekarang berada di Polres, soal kronologi kejadian akan saya sampaikan saat tiba dirumah,” jelas Arnoldina ketika dihubungi Vox Timor, Selasa (19/10/2021) pagi.

Sementara Agustinus Nahak, SH,.MH sebagai perwakilan keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Belu,Kasat Reskrim serta Kanit perlindungan perempuan & anak (PPA) Sat Reskrim dan Kanit Buser Polres Belu.

“Kita beri apresiasi kepada Kapolres Belu bersama anggota, karena sudah bekerja kerasa menangani kasus tersebut,” kata Agustinus pengacara asal Malaka yang kini sukses di Jakarta itu.

Pada sisi lain Arist Merdeka Sirait dari LPAI mengatakan bahwa pelaku harus dihukum seberat-beratnya dan tidak ada kata maaf karena ini berkaitan dengan kejahatan luar biasa

Laporan: Jalal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed