oleh

Soal Impor 1 Juta Ton Beras, Jerry: Singkirkan Menteri yang Tak Pro Rakyat

Direktur Political and Publik Policy Studies (P3S) Jerry Massie

JAKARTA, BARANEWS – Direktur Political and Publik Policy Studies (P3S) Jerry Massie mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot menteri yang tidak pro rakyat dan petani. Hal itu disampaikan Jerry terkait rencana impor beras hingga 1 juta ton yang menuai polemik.

“Saya sepakat dengan Bang Rizal (Ramli), menteri yang tak pro rakyat dan pro petani perlu disingkirkan alias dicopot,” kata Jerry kepada media Jumat (26/3/21).

Menurut Jerry, sangat tidak masuk akal mengatakan bahwa impor untuk menjaga stok beras dalam negeri.

“Ini omong kosong. Saya duga ada kartel yang bermain,” ungkapnya.

Menurutnya, tak pelu berkelit dengan berbagai alasan untuk mengimpor 1 juta ton beras. Pasalnya, provinsi Jawa Tengah, Sulawesi Tengah dan daerah-daerah lainnya  menolak rencana impor tersebut.

Bahkan,kata dia, stok beras di Bulog, seperti yang yang dikatakan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, masih terjaga dan cukup sampai panen pada Agustus. Jadi sampai Hari Raya Idul Fitri tetap aman.

Menurut kepala Bulog Budi Waseso per 14 Maret 2021, stok beras Bulog mencapai 883.585 ton. Terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 859.877 ton dan beras komersial sebesar 23.708 ton

“Ini bagian break even point atau cari untung, bukan menjaga stok pangan. Sejak awal Mendag gagal, mulai Mendag Enggartiasto Lukito sampai kini doyan ngimpor,” terangnya.

“Banyak pejabat kita doyan ngimpor, ngutang, ngorupsi dan ngeles,” sambungnya.

Jerry melihat, impor ini lebih ke political interest (kepentingan politik) bukan kepada public interest (kepentingan publik). Karenanya, dia menyarankan agar rencana ini segera dihentikan, karena akan membuat petani menjerit dan menderita. Bahkan menurutnya, kebijakan impor ini secara tidak langsung akan membunuh petani.

“Seharusnya pemerintah membantu petani, bukan menyakiti. Bulog dann Kementan pun menolak rencana impor beras ini,” tandasnya. [RED]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed