oleh

Salah Satu Loket Penjual Tiket di Duga Tipu Warga Kec Gido di Pelabuhan Gunungsitoli

Nias,Baranewsnasional.co Salah seorang warga yang hendak ke Sibolga memesan tiket kepada salah satu loket penjualan tiket yang berada di pelabuhan gunungsitoli yang di duga melakukan penipuan dengan cara halus dan strategis tanpa di curigai.26/02/21.

Informasi ini berawal ketika salah seorang warga Kecamatan Gido yang berinisial Fz memesan tiket saudaranya dengan cara menelpon salah satu penjual tiket yang diduga oknum loket Lase.

Fz menjelaskan bahwa pemesan tiket bila ada keluarga yang hendak pergi ke Sibolga yang sering kami lakukan menelpon kenalan yang bisa membantu membeli tiket di Pelabuhan Gunungsitoli, salah satu kenalan loket yang menjual tiket oknum loket lase, dulu loketnya berada di depan Hotel Vera, namun sekarang saya tidak tahu di mana loketnya, namun nomor hpnya masih tersimpan sama saya ketika saya meminta bantu kepada penjual tiket oknum loket lase untuk memesan tiket melalui telepon gegamannya mengatakan bahwa dia masih menjual tiket dan sekaligus bisa menyediakan surat antigen tanpa di periksa, dengan biaya antigen Rp.200.000/orang tiket Rp. 100.000/orang dengan percaya FZ memesan Tiket 2 orang Dewasa satu orang anak-anak

Ketika kami sampai di pelabuhan Gunungsitoli Lase mengajak kami disalah satu warung di depan pelabuhan Gunungsitoli dan sekaligus meminta uang yang sudah disepakati sebelumnya untuk biaya tiket dan antigen, sesudah diterima uangnya lase pergi tak lama kemudia lase datang dengan mengatakan kita bisa langsung ke Kapal, kami juga sebagai pengantar tidak lagi bisa mengantar keluarga sampai di dalam tentu kami harus menunggu di depan pelabuhan Gunungsitoli.

Tidak lama kemudian kakak saya menelpon saya bahwa tiket kami tidak ada tolong telepon orang yang menjual tiket itu dimana dia kasih tiket kami, karena hanya surat keterangan kesehatan yang sudah dia serahkan.

Ketika di telepon balik kepada orang penjual tiket oknum loket lase mengatakan itu tidak apa-apa karena ada kenalan kita ABK kapal, walaupun ada tiket tetap non sit. ucapnya secara singkat.

Kakak saya mengalami kewalahan di atas kapal tidak lagi memiliki ranjang terpaksa harus di lantai karena tidak memiliki tiket, Ucap Fz.

Harapan Fz agar pihak kepolisian menelusuri oknum tersebut serta melacak keberadaannya karena cara penipuan ini bisa saja banyak korbannya bila tidak segera di atasi, karena warga yang di antar bisa lolos di kapal tanpa ada pemeriksaan tiket di pintu pelabuhan gunungsitoli. agar kejadian ini tidak terulang lagi kepada masyarakat yang hendak pergi ke sembrang.

Sebelum berita ini diterbitkan sudah berapa kali kami telepon penjual tiket oknum loket lase, tidak diangkatnya. Hingga berita ini terbit.

Penulis Feliks war/Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed