oleh

RUMAH BARU SIAP DIBANGUN RUSAK AKIBAT PERGERAKAN TANAH


NIAS UTARA, BARANEWS.COM
Fenomena tanah bergerak yang terjadi di Lawira desa Namöhalu, kecamatan Namöhalu Esiwa, kabupaten Nias Utara menyebapkan kerusakan rumah warga.

Berdasarkan pantauan media dilapangan (07/02/2021) setidaknya ada 6 rumah warga yang mengalami keretakan diberbagai sruktur bangunan dan satu diantaranya mengalami kerusakan paling parah.

Keretakan dengan lebar celah 10 cm dan tanah ambles hingga 30 cm mengakibatkan rumah yang baru siap dibangun milik Hela’aro Harefa tampak miring sehingga memunculkan rasa keragu-raguan untuk menghuninya.

Pergeseran lapisan tanah ini terjadi secara perlahan-lahan, mulai dari keretakan halus pada tanah tempat bangunan hingga pada saat ini lebar celah yang semakin besar.

“Awalnya yang mucul hanyalah keretakan halus pada lantai rumah, tetapi lama-lama dia membesar dan membuat rumah saya miring dan kami agak was-was menghuni rumah itu karena takut bila terjadi keretakan yang lebih besar dalam tempo yang spontan” Ujar Hela’ara saat diwawancarai.

Memang tanah dibelakang rumah agak sedikit landai tetapi tidak terlalu miring dan juga banyak ditumbuhi pohon-pohon besar yang seharusnya mampu menopang tanah.

“Kami sudah berusaha menambah kuantitas tanaman dengan menanam pohon-pohon dibelakang rumah sebagai upaya pengokohan tanah walaupun sudah banyak pohon-pohon besar sebelumnya”

Masyarakat berharap agar perihal ini diperhatikan oleh pemerintah sebagai upaya penanggulangan bencana yang alam yang bisa saja terjadi kapan saja dengan skala dan tingkat resiko yang lebih besar.

Penulis: Arman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed