Polri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional Indonesia-Malaysia

Batam. Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Polres Tanjungpinang mengamankan 7 orang tersangka terkait peredaran narkotika jaringan internasional Indonesia-Malaysia.

Dalam pengungkapan ini Polisi menyita barang bukti berupa 12 kg sabu-sabu, 200 butir pil ekstasi dan 500 butir pil happy five. “Jadi barang ini berasal dari Malaysia. Kami sudah lakukan pengintaian selama tiga bulan atas laporan masyarakat,” jelas Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H., saat konferensi pers di Mapolda Kepri, Rabu (6/11/19).

Wakapolda menjelaskan, saat penangkapan, satu orang bernama Eddy Johan tertembak. Eddy Johan melawan petugas saat diamankan di Batam. “Jadi petugas telah melakukan tugasnya terukur. Karena melawan dan membahayakan petugas kami, maka dilakukan cara terukur. Hanya saja saat lari Eddy Johan, peluru meleset dan mengenai badannya dan meninggal dunia. Jasadnya masih ada di RS Bhayangkara,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga mengatakan, Eddy Johan tertembak di bagian pinggul dan dada. “Karena lari, jadi meleset,” jelas Kabidhumas.

Wadir Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan, dari tangan kelima tersangka yakni Apeng, Akiong, Hengky, Heri, Yulizar, diamankan sejumlah barang bukti.

Berupa 12 kg sabu-sabu, 200 butir pil ekstasi dan 500 butir pil happy five. Dan sejumlah barang bukti lain seperti timbangan digital dan kemasan pres sabu-sabu. “Jadi barang ini berasal dari Malaysia. Kami sudah lakukan pengintaian selama tiga bulan atas laporan masyarakat. Kelimanya termasuk Eddy Johan (tertembak mati,red) merupakan satu jaringan,” jelas Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar.

Sementara untuk kasus Suhaeni, Kapolres Tanjungpinang AKBP M Iqbal mengatakan, pihaknya mengamankan 2 kg inek siap cetak, dan 20 gram sabu-sabu. “Setelah kami lakukan pengembangan kasus, ternyata dia (Suhaeni, red) pacarnya Heri. Nah Heri ini tersangka dalam kasus lima tersisa. Apakah satu rangkaian kami masih kembangkan. Pengakuan mereka tidak sama dengan kasus ini. Tapi kami akan kembangkan dulu,” jelas Kapolres.  (bg/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed