oleh

Polri : Pembatasan Jaringan Internet di Papua Belum Bisa Dicabut

DATA TERKINI COVID-19 NASIONAL

Global

2092
Confirmed
191
Deaths
150
Recovered

Jakarta, BARANEWSACEH.CO –  Kepolisian Negara Republik Indonesia menjelaskan bahwa pembatasan jaringan internet Papua maupun Papua Barat belum bisa dicabut. Itu karena penyebaran konten hoaks terkait Papua di internet masih belum mereda.

“Dengan pertimbangan itu, untuk sementara dibatasi dulu, enggak di-blok, dibatasi dulu, guna menghindari berita-berita hoaks itu terus meluas di masyarakat sehingga justru bisa memicu kerusuhan,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Pembatasan jaringan internet bertujuan untuk mengurangin berita bohong atau hoaks yang diduga menjadi pemicu kerusuhan terjadi.

Polisi mencatat kenaikan signifikan dalam jumlah konten hoaks terkait Papua. Selama 14-27 Agustus 2019, terdeteksi sebanyak 32.000 konten provokatif terkait Papua di media sosial.
Kemudian, selama 28 Agustus-1 September 2019, tercatat penambahan 20.000 konten hoaks. Total konten hoaks selama periode tersebut sebanyak 52.000.
Selain perkembangan di dunia maya, polisi juga mempertimbangkan situasi di lapangan. “Di dunia maya sama di sana, ada kaitannya.
Dari dunia maya yang sangat masif, jeblok di sana. Ketika ada pembatasan akses internet menurun sangat derastis dan bisa dikendalikan semua kejadian yang ada di lapangan oleh aparat keamanan setempat,” tutur Jenderal Bintang Satu.  (bb/sw/hy)

UPDATE COVID-19

INDONESIA

2092
Confirmed
191
Deaths
150
Recovered

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed