oleh

Polri Akan Tindak Tegas Pembuat Hoaks Mengadung Unsur Provokatif Pertemuan Jokowi – Prabowo

Jakarta. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., mengatakan, Kepolisian hingga saat ini banyak menemukan berita bohong yang mengandung unsur provokatif terkait pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo.

Karo Penmas Divisi Humas Polri juga mengatakan, berita bohong tersebut banyak ditemukan di media sosial. Pihak Kepolisian banyak menemukan tagar dan unggahan bernada provokatif yang berisi ketidaksetujuan atas adanya pertemuan Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Saat ini, Direktorat Tindak Pidana Siber tengah menelusuri jejak-jejak digital tersebut guna mendalami ada atau tidaknya indikasi pelanggaran hokum. Unggahan-unggahan hoaks terkait persamuhan Jokowi – Prabowo tersebut sangat intoleransi dan berpotensi menimbulkan polarisasi dan memecah-belah bangsa. Menurutnya, narasi tersebut yang biasa digunakan oleh kelompok paham radikalisme.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Kepolisian akan bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan juga tidak segan untuk mengambil tindakan hukum bagi pihak-pihak yang masih terus menyebarkan konten bernada provokatif.

“Kalau itu hoaks, akan kita kasih stempel hoaks. Kami juga bekerja sama dengan Kominfo untuk terus menurunkan konten-konten negatif itu. Kalau mereka masih nekat, kami akan lakukan penegakan hukum,” tutup Karo Penmas Divisi Humas Polri.  (fb/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed