oleh

Polri : Ada Rencana Aksi Bom Bunuh Diri di Markas Polisi dan Tempat Ibadah di Yogya dan Solo

Jakarta. Tidak terkait dengan upaya menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menyatakan ada rencana aksi bom bunuh diri yang akan dilakukan teroris.

“Pengantin bom bunuh diri sudah disiapkan,” jelas Karo Penmas Divhumas Polri, Selasa (15/10). Karo Penmas menyebut, teror bom bunuh diri itu akan dilakukan di Solo dan Yogyakarta oleh kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Informasi ini berdasarkan terduga teroris yang dibekuk beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, Polisi sudah menangkap 27 terduga teroris terhitung sejak 10 Oktober hingga 15 Oktober 2019. Penangkapan dilakukan di beberapa tempat terpisah, yaitu di Jambi, Bali, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sulawesi Tengah, dan Jawa Barat. Untuk diketahui, dari hasil pemeriksaan dan analisa Densus 88/Antiteror, tidak ditemukan jejak para terduga teroris tersebut akan melakukan upaya penggagalan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Adapun sasaran terorisme kelompok JAD ini adalah markas polisi dan juga tempat ibadah. Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap sebanyak 22 terduga teroris setelah penusukan Menkopolhukam, Wiranto. Karo Penmas Divisi Humas Polri menyampaikan, tiga di antaranya merupakan terduga teroris yang saling terkait dalam aksi penusukan Wiranto. Mereka adalah Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, FA istri dari Abu Rara, dan seorang perempuan berinisial RA di Banten.  (fa/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed