oleh

Polisi Gagalkan 38.400 Permen Pil Happy Five yang Akan Diedarkan di Hari Valentine

Jakarta. Sebanyak 38.400 butir narkotika jenis Happy Five (H5) asal Taiwan dan dibungkus dengan permen ‘Inggris’ yang akan dieadarkan pada saat hari Valentine di Jakarta berhasil digagalkan oleh Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya dan berhasil an berhasil mengamankan satu tersangka berinisial E.

“Pengiriman dari Taiwan menggunakan kemasan dalam bentuk permen. Ini modus baru untuk mengelabui petugas lapangan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus, Kamis (06/02/20).

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa berawal dari pihaknya mendapat informasi terkait akan adanya H5 yang dikirim dari Taiwan ke Indonesia melalui Pos Indonesia pada Januari 2020. Polisi mulai melakukan pemantauan hingga paket itu dikirim sebanyak dua kali dan diterima oleh tersangka berinisial E.

“Ini sekitar kurun waktu 1 minggu lebih melakukan penyelidikan berdasarkan laporan akan ada pengiriman barang dari Taiwan. Ini jaringan Internasional,” jelas kabid Humas Polda Metro Jaya.

Pada 1 Februari di daerah Kemayoran, polisi kemudian menangkap tersangka berinisial E dan menggeledah rumahnya. Di sana, polisi menemukan pil H5 dibungkus dengan ‘permen Inggris’.

“Saat ditangkap, diamankan E padanya nggak ditemukan (barang bukti) saat itu. Kemudian digiring masuk ke kediamannya, di dalam rumahnya ditemukan 32 bungkus seperti ini. Ini adalah (bungkus) permen buatan Inggris, ini dia kelabui dengan dibungkus permen buatan Inggris,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus, menjelaskan bahwa H5 dengan dibungkus permen Inggris ini merupakan modus baru untuk mengelabui petugas. Kabid Humas menyebut biasanya H5 diedarkan dalam bentuk tablet seperti obat.

Dalam dua kali pengiriman H5 dari Taiwan itu, tersangka menerima 38.400 butir Happy Five dibungkus dengan 32 bungkus permen Inggris. Polisi menyebut tersangka E akan mengirimkan barang haram itu ke salah satu tersangka yang masih DPO.

“Ini sementara masih kita dalami untuk cari siapa di atas. Pengakuan dia dia hanya disuruh dengan upah Rp 50 juta untuk 2 paket ini. Nantinya ini akan ada yang mengambil,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya.

H5 ini rencananya akan diedarkan untuk hari Valentine. Rencananya akan diedarkan di tempat hiburan malam di Jakarta.

“Keterangan awal dari tersangka mau didistribusikan saat hari Valentine. Rencana mau diedarin di Jakarta, khususnya di tempat-tempat hiburan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Happy five ini merupakan obat golongan IV karena mengandung zat nitrazepam yang bersifat hipnotik sedatif dan juga menimbulkan ketergantungan dengan tingkat rendah.

“Happy five mengandung nitrazepam mengandung obat bangun tidur, kecemasan, dan insomnia dan juga mengandung unsur kegembiraan, dan penenang. Namun, efek buruknya yaitu daya ingat akan menurun, dan mengakibatkan ketergantungan,” terang Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus.

Atas perbuatannya, tersangka tersebut dikenakan Pasal 62 UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

(fn/bq/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed