oleh

Polda Jatim Gelar Press Release Hasil Operasi Sikat Semeru Tahun 2019

 Surabaya, Baranewsaceh.co –  Kasubdit IV Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela memimpin Press Release atas keberhasilan Direktorat kriminal Umum Polda Jatim dalam mengungkap hasil Operasi Sikat Semeru Tahun 2019 yang dilakukan selama 12 hari di seluruh jajaran Polda Jawa Timur yang dilaksanakan di Mapolda Jatim, Kamis(03/10/19).

Dalam operasi tersebut, Subdit IV Jatanras Polda Jatim berhasil mengamankan 17 tersangka dari 17 kasus yang didominasi pencurian dengan pemberatan (Curat), dengan mengamankan barang bukti yang berhasil diamankan 11 unit kendaraan R4,3 unit R2,2buah emas,4 HP,Sajam,kunci T,obeng,Kartu Kredit BCA,19 lembar STNK.

Dalam penjelasannya, Kasubdit IV Jatanras Polda Jatim mengatakan bahwa Operasi Sikat Semeru Tahun 2019 yang digelar secara serentak tersebut dengan sasaran yaitu kejahatan jalanan, Curas, Curat, Curanmor, Handak yang disertai Gendam senpi,dan kejahatan bernuansa kekerasan lainny. Dalam operasi ini kami berhasil mengamankan 17 pelaku dari 17 kasus kejahatan dan yang menjadi dominan paling banyak adalah Curat sebanyak 8 kasus.

“Dari 17 kasus tersebut, jumlah tersangka terbanyak diantaranya kasus Curas, 1 kasus, Curat, 8 kasus, Curanmor, 6 kasus, Gendam 1 kasus, serta dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan orang meninggal dunia, 1 kasus. Dari semua kasus tersebut lokasinya tersebar dibeberapa Tempat Kejadian Perkara diantaranya, terjadi diwilayah Sidoarjo, Lumajang, Jember, Pasuruan, Mojokerto, Trenggalek, Lamongan, dan Banyuwangi,” tambah Kasubdit IV Jatanras Polda Jatim.

“Selain itu dalam operasi tersebut kami juga menargetkan adalah DPO, kasus curat di Banyuwangi yang kita tangkap dan kita ungkap disini adalah tersangka DPO, yang sebelumnya juga sudah pernah ditangkap. Untuk itu saya menghimbau agar seluruh masyarakat lebih berhati-hati lagi dalam memarkirkan kendaraannya karena itu merupakan hal yang yang memudahkan para pelaku curanmor untuk memperlancarkan aksi kejahatannya karena selama ini sering kita jumpai masyarakat kurang waspada terhadap kendaraannya,” tutup Kasubdit IV Jatanras Polda Jatim.

(sm/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed