oleh

MINAT PEMBELI TAHU SUMEDANG SEMANGKIN MENINGKAT, AKIBAT TAHU BIASA TIDAK PRODUKSI

Foto, salah satu pedagang memotong Tahu Sumedang

Tanjung Morawa | Baranews – Minat Tahu yang begitu banyak peminatnya di tanjung morawa kabupaten deli serdang, penyebabnya juga karna pasokan ikan laut yang berkurang di pasar inpres tanjung morawa mempengaruhi minat pembeli beralih ke Tahu biasa,

Akibat Tahu biasa mogok produksi selama dua hari ini, mogoknya Tahu biasa Merek BI, SS dan EVO selama dua hari belakangan ini di tanjung morawa, di sebabkan harga kacang kedelai naik berkisar Rp9800 per kilogramnya, ungkap salah satu pembeli Endang, dan pedagang membalas ungkapan Endang tersebut, kalau kacang kedelai harganya sudah mencapai Rp10200-an, dampak hal ini pun di keluhkan oleh Pembeli dan beralih ke Tahu Sumedang di pasar inpres jalan perintis kemerdekaan desa tanjung morawa B,

Pedagang tanjung morawa tidak mengeluhkan hal ini walaupun Tahu biasa, merek SS ,BI dan EVO yang biasa di order salah satu pedagang tersebut, tidak produksi selama dua hari belakangan ini, namun demikian Tahu Sumedang merek HSN sekarang ini menjadi favorit warga tanjung morawa di karenakan pasokan Tahu Sumedang masih produksi.

Foto, dekomentasi aj

 

Saat awak media baranews mengkonfirmasi penyebab naiknya harga Tahu bersama Agen tanjung morawa Mariana br Pardosi merek Tahu SS mengatakan : “.iya..akan ada mogok Produksi Tahu di Perkirakan selama satu minggu bang, yang di
Ketuai Buk uwok dari merek Evo, yang mogok produksi itu dari merek, Sun, Zr, Ss, Cs, Bi, Sr, And, Jw, Hm, dan Jj, tujuannya mereka rencana akan menghadap kedinas perdagangan, masalahnya karna kacang kedelai naik, yang biasanya Rp6500-an sekarang udah Rp10200-an”. Ujarnya 11: 15 wib 06/02/2021.

Pedagang bernama Ahmad saat di mintai keterangan awak media, mengungkapkan “.selama dua hari ini Tahu biasa tidak produksi, tapi walaupun Tahu biasa tidak produksi, masih ada Tahu Sumedang merek HSN yang produksi untuk kita jual, ya.. Allhamdulillah, Tahu Sumedang semangkit meningkat orderan saya.., sekalipun Tahu biasa kembali normal, ya.. selama ini pembeli enggak ngerti gimana rasa enaknya Tahu Sumedang, sekarang ini di cari pembeli, katanya lebih gurih rasanya, ya kemungkinan info yang sy dapat, kalau pabrik Tahu biasa mogok produksi selama satu minggu, sebenarnya, enggak ada pengaruhnya sama masyarakat, krn Tahu Sumedang dan tempe yg sama-sama terbuat dari kacang kedelai, mereka masih produksi dan beredar dipasaran”. Ujarnya pukul. 10:46 wib 09/02/2021. (Ahmad Jais Sembiring)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed