oleh

Mananti SK dan Hasil Survei Internal Golkar, Blasius Jeramun Optimis Maju di Pilkada Mabar 2020

Kanan Rofinus Rhamat, Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Manggarai Barat periode 2020-2025, Tengah Blasius Jeramun, Anggota DPDR Partai Golkar Empat Periode, dan kiri Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Lakalena (Foto Rikardus Nompa/Musda Ke-IV Partai Golkar) Labuan Bajo, Rabu 29 Juli 2020

LABUAN BAJO- Arah dukungan Partai Golkar untuk pilkada Kabupaten Manggarai Barat-NTT, masih menjadi teka-teki. Semuanya masih dinamis mengingat kedua kader terbaiknya ini belum mendapatkan surat keputusan (SK) penetapan untuk penetapan balon kepala daerah 9 Desember 2020.

‘’Mengerucutnya arah dukungan Partai Golkar di pilkada Mabar masih sangat tergantung dari hasil survei simulasi berpasangan elektabilitas dan popularitas pasangan balon kada,’’ tutur Blasius Jeramun kader tulen Partai Golkar saat ditemui awak Media Baranewsaceh.co, dikediamannya pada Sabtu, 1 Agustus 2020 pukul 12.30 Wita.

Kami maju di Partai Golkar ini daftar secara resmi, sampai hari ini ada dua nama yang masih bertahan ditahap ini, saya sendiri dan kawan saya Matheus Hamsi sendiri, tempo hari begitu banyak yang daftar, terang Blasius Jeramun anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat periode 2020-2024.

Persiapan pilkada Kabupaten Manggarai Barat ini pastikan partai pendukung, tentu diikut partai pengusung dan itu pasti ada dukungan partai lain, tutur mantan Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat periode 2016-2019.  Secara materi dan sebagainya kita sudah siap, disini juga kita harus siap menerima kenyataan yang apa apabila tidak ada partai pendukung ataupun pengusung, begitupun sebaliknya, kata Blasius Jeramun.

Blasius Jeramun, mantan Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat periode 2016-2019, sekarang anggota DPRD (Dok. Pribadi),

Mengapa kita berani maju, macam saya ini mulai dari idependen kemarin itu  sangat jelas basisnya, sehingga sampai hari sudah sangat jelas tiga puluan ribu KTP masih bertahan dan terus bekerja, lanjut Blasius Jeramun.

Tentang surveri internal partai Golkar sendiri itu sudah berjalan,tetapi hasil survey itu kita tidak tahu, karna survey tersebut tidak berhubungan langsung dengan kandidat, ungkap Blasius Jeramun.

Survei ini kalau benar-benar independen, hasilnya juga benar-benar sesuai dengan survey yang sesungguhnya, pasti bisa memenangkan pilkada. Kita harapkan, survey tersebut tidak abal-abal dan harus  benar independen semestinya tidak dikacaukan dengan hal-hal lain yang membuat hasil survey itu berubah dari kenyataan yang sebenarnya, tegas DPRD Kabupaten Manggarai Barat empat periode tersebut.

Seperti apapun hasil survei awal internal, harapan besar saya dan harapan itu juga muncul juga dari teman saya pak Matheus sendiri. Prinsip dasar survei itu,hasil dari sebuah pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan fakta yang sesungguhnya, artinya “Kalau memang saya ya saya begitu, jangan dipaksakan saya padal bukan bukan saya atupun sebaliknya demikian, survei ini tidak boleh ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu,

Menurutnya, Pilkada 9 Desember 2020 kita optimis, sambil menanti dukungan parpol-parpol yang lainnya, hal ini tentu dibarngi dengan kapan SK itu ditetapkan. Disini juga kita sedang mananti dan berusaha terkait keberadan SK Golkar itu sendiri, mungkin dua minggu kedapan hasilnya bias diketahui, ketangan siapa jatuhnya.

Terkait pertanyaan publik selama ini, siapa yang berhak mendapat SK Golkar itu wajar saja, proses ini masih panjang dan hal itu sedang kita perjuangkan dengan bagaimana kita meyakinkan basis kita saja, ujarn Blasius Jeramun.

Dinamika Musda Ke-IV Partai Golkar berlangsung kemarin tanggal 29 Juli 2020 itu juga bagian, bagaimana langkah atau cara mendaapat itu semua, sehingga kemarin terlihat dua kubu, tambah Belasius Jeramun.

Langkah atau cara untuk memperoleh SK itu juga kita punya cara-cara tersendiri, tinggal tugas besar kami sebagai kandidat bagaimana meyakikinkan basis ataupun masyarakat ataupun publik sendiri, terang Blasius Jeramun.

Hari ini kami dari paket Praja Muda kembali mewarnai pilkada Kabupaten Manggarai Barat, dimana sebelumya saya berpasangan dengan Alm. Wilfridus Fidelis Pranda, melainkan Blasius Jeramun- Cristo Mario Pranda, ujarnya.

Pengaruh keberadaan daerah pimilihan melihat saya dan pak matheus sama-sama dari kempo, itu semua kembali kehak suara ataupun tidak terlepas dukungan keluarga semua. Intinya, Menuju Pilkada Mabar 2020 Praja Muda “Optimis Siap Bertarung”, tutup Blasius Jeramun saat berbagi dengan awak Media Baranewsaceh.co dikediamannya. [Rikardus Nompa]

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed