oleh

Kembangkan Kecerdasan Anak, Satgas Yonif 132 Ajak Berinteraksi Dengan Alam

 

JAKARTA – Bantu perkembangan kecerdasan anak, Satgas Pamtas Yonif 132/BS memberikan suasana berbeda mengajaknya berinteraksi bersama alam.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/11/2019).

Diungkapkan Dansatgas, belajar di luar ruangan kelas yang diberikan personel Satgas kepada para pelajar di perbatasan merupakan salah satu upaya terciptanya suasana pembelajaran yang lebih rileks, agar terhindar dari kejenuhan, kebosanan dan persepsi belajar hanya di dalam kelas.

“Pada Senin (18/11/2019), anggota Pos Manusasi Satgas mengajak anak-anak SD Katolik Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, belajar di alam terbuka, di lapangan, dibawah pohon rindang, dan di tempat manusia bisa saling berinteraksi,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pembelajaran yang monoton tentu akan mudah membuat jenuh, sehingga dapat menurunkan minat dan semangat siswa dalam belajar.

“Selain itu, pembelajaran di luar kelas merupakan sarana terapi efektif untuk memacu semangat dan rajinnya siswa dalam belajar,” jelasnya.

Menurutnya, belajar di alam terbuka akan membantu membuka pikiran siswa-siswi. Mereka akan berpikir bahwa belajar bukanlah kegiatan yang membosankan dan harus dilakukan di dalam kelas dengan situasi formal. Namun, belajar dapat dilakukan di mana saja dan menjadi kegiatan yang menyenangkan.

“Dengan mengajarkan berbagai pengetahuan tentang menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya, para pelajar ini begitu bersemangat mendengarkan penjelasan dari personel Satgas,” terang Wisyudha Utama.

Di tempat terpisah, Danpos Manusasi, Letda Inf Muliobri Prambudi menambahkan, kegiatan belajar di alam terbuka ini merupakan kepedulian TNI Satgas kepada anak-anak perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

“Cara seperti ini merupakan kiat Satgas untuk merangsang minat belajar anak-anak sekolah yang ada di perbatasan. Dengan demikian diharapkan, anak-anak ini akan terbiasa dalam usia yang masih dini sudah mengetahui bagaimana cara mencintai lingkungan dan mencintai tanah air ini,” tandasnya.

Alek Wendow, salah satu murid kelas V mengucapkan, terima kasih kepada Satgas TNI, karena sudah mau mengajarkan mereka bagaimana cara mencintai tanah air Indonesia ini.

“Asyik betul belajar di bawah pohon, tidak panas dan bisa lihat pemandangan lagi. Pokoknya tidak membosankan lah,” tuturnya.

Dirinya pun dengan penuh keluguan meminta personel Satgas untuk kembali mengajari mereka tentang banyak pengetahuan.

“Tapi janji ya Pak, kita belajarnya di lapangan terbuka seperti ini, karena kami sangat menyukainya,” pungkasnya. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed