oleh

Kelurahan  Oepura Salurkan Bantuan Sembako Kepada  901 KK Terdampak  Covid-19

KUPANG. BARANEWS INDONESIA –  Pemerintah Kelurahan Oepura Kecamatan Maulafa Kota Kupang menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak covid selama 3 hari  mulai Senin, 22 Juni – Rabu 24 Juni 2020 di Kantor Kelurahan .

Nehemia Sunbanu, Lurah Oepura kepada media Baranews Indonesia menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini kepada 901 KK  yang bersumber dari APBD Kota Kupang, diluar penerima PKH, BLT bantuan sembako murah , bantuan sembako dari presiden dan  menerima BST, tidak di data lagi untuk menerima.

Lanjut Lurah Oepura, untuk hari ini penerima paket sembako membawakan surat pemberitahuan dari Pemkot / Dinas sosial, namun dibatasi untuk memperhatikan protokol kesehatan dengan penerima  300 kk per hari selama 3 hari. Masing- masing penerima bantuan berhak atas 1 paket sembako tiap bulan yang akan diberikan selama 3 bulan yakni  Bulan Juni,Juli dan Agustus 2020. Tiap  paket sembako terdiri dari 10 kg beras, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 1 dus mie instan.

“ Harapanya, tidak seberapa yang kami berikan dan kiranya dapat bersyukur atas berkat yang diterima dan bisa mempergunakannya agar dapat memenuhi kebutuhan hari-hari di masa pandemi covid-19 ” tegas Nehemia.

Kanisius Foni yang berdomisili di RT 36 RW 14  sebagai penerima bantuan tersebut menyatakan, selama ini belum pernah mendapat apa – apa dan covid ini baru saya dapat,  Saya sudah tinggal di Kelurahan Oepura sudah 16 tahun.  Saya berterima kasih kepada pemerintah Kota Kupang yang sudah membatu kami  dengan memberikan bantuan paket sembako dan harapannya mudah – mudahan dalam hal ini pemkot kupang memperhatikan kehidupan kami.

Luisa Naimateni, janda (71) tahun  yang berdomisili di RT 33 RW 13 mengungkapkan  bahwa  selama ini saya hanya dapat bantuan apa-apa hanya dari gereja. Saya  tinggal bersama adik kandung  dan suami telah meninggal 20 tahun lalu. Berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu memberikan paket sembako. Harapan saya,  kiranya Pemkot  Kupang dapat memperhatikan kami  orang kecil ini dan kehidupan di masa tua saya.

Hal senada diungkapkan juga  Yonaha Tunis Janda (73) tahun yang berdomisili di RT 38 RW 11 bahwa tidak pernah mendapatkan bantuan apa-apa dari pemerintah dan baru kali ini ia dapat undangan untuk mengambil paket sembako di kelurahan.

“ Harapannya kiranya ada bantuan untuk bisa atap rumahnya yang sudah di bangun 1 tahun yang lalu tetapi belum selesai karena kurang seng dan paku sehingga sampai saat ini saya masih tinggal bersama anak mantu kiranya bapak walikota bisa membantu saya ” pungkas Yohana. (ENOS TANU)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed