oleh

Kedunguan KPUD Mabar Akan Disidangkan Di Mahkamah Agung

Foto Istimewa

Sorotan calon bupati yang pernah tersandung kasus “Judi”, hemat saya akan menjadi perhatian serius Mahkamah Agung di Jakarta. Cabup di kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur contohnya.

Saat ini upaya hukum kasasi akan disidangkan secepatnya di Mahkamah Agung. KPUD Manggarai Barat digugat untuk mempertanggung jawabkan keputusannya.

Satu dari sekian banyak pilkada di Indonesia tahun 2020 ini, baru saya temukan fakta bahwa calon yang pernah tersandung judi diloloskan oleh KPUD Mabar tanpa beban. Ada kesan komisioner-komisioner KPUD Mabar kebal hukum dan membangkang perintah undang-undang.

Ini preseden yang buruk dan merugikan roh demokrasi kita ke depannya. Apakah ada yang dirugikan atas putusan KPUD itu? Bagi saya, yang dirugikan jelas tidak hanya dialami oleh paslon-paslon lain, tetapi masyarakatpun dirugikan atas kedunguan KPUD Mabar itu. Sebab perintah Undang jelas dan tegas telah tersirat pada undang-undang Pilkada yang berlaku yakni UU NOMOR 10 tahun 2016 pasal 7 ayat 2 huruf i beserta penjelasannya. Bahwa tentang oknum cabup “Judi” pada pilkada 2020 dilarang untuk maju.

Berikut fakta KPUD melanggar Undang-undang?
Ini faktanya, saya copas pendapat dan temuan Pak Petrus Saletinus, S.H pada Link berikut ini; https://www.tajukflores.com/mobile/artikel/20875/TPDI-Puluhan-Fakta-Siap-Ungkap-Pelanggaran-KPU-Mabar-Terkait-Penetapan-Calon/

Sekilas Mengenai Yurisprudensi.

Berdasarkan Pasal 32 UU No. 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung, Mahkamah Agung bertugas untuk melakukan pengawasan tertinggi terhadap penyelenggaraan pada semua badan peradilan yang berada di bawahya dalam menyelenggarakan kekuasaan kehakiman.

Sebagai Pengadilan Negara Tertinggi, Mahkamah Agung merupakan pengadilan kasasi yang bertugas membina keseragaman dalam penerapan hukum melalui putusan kasasi dan peninjauan kembali menjaga agar semua hukum dan undang-undang diseluruh wilayah negara RI diterapkan secara adil, tepat dan benar.

Plasidus Asis Deornay, SH (Advokat & Konsultan Hukum yang berkantor di Labuan Bajo-NTT). Foto Ist.

Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan tertinggi kehakiman melalui putusan-putusannya juga diharapkan mampu memberikan arahan atau panduan kepada pengadilan di bawahnya dalam memutus permasalahan hukum.

Sistem Peradilan Indonesia harus membangun kesatuan hukum agar hukum Indonesia menghasilkan putusan yang konsisten atau teratur sehingga rasa keadilan dan kepastian hukum dapat terwujud.[3] Kesatuan hukum, panduan atau pedoman tersebut salah satunya dilakukan melalui yursiprudensi dari Mahkamah Agung.

Bagaimana dan apa yang diperiksa hakim Mahkamah Agung?

Mahkamah Agung berwenang mengadili pada tingkat kasasi, menguji peraturan perundang-undangan di bawah Undang-Undang terhadap Undang-Undang, dan mempunyai wewenang lainnya yang diberikan oleh Undang-Undang.”

Selanjutnya, Pasal 20 ayat (2) huruf b Undang-undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman yang menyebutkan bahwa: “Mahkamah Agung berwenang: menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang.”

Pasal 9 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan perundang-undangan sebagaimana telah diubah dengan UU No 15 tahun 2019, yang menyebutkan bahwa: “Dalam hal suatu Peraturan Perundang-undangan di bawah Undang-Undang diduga bertentangan dengan Undang-Undang, pengujiannya dilakukan oleh Mahkamah Agung.” Lebih spesifik terkait pengujian PKPU terhadap Undang-Undang, Pasal 76 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengatur bahwa: “Dalam hal Peraturan KPU bertentangan dengan UU diatasnya, MA yang berwenang menguji dan mengadilinya.

“Manusia menjadi bebas ketika ia mengakui bahwa ia tunduk pada Hukum”. (Man became free when he recognized that he was subject to law) ~ William James Durant.

Semoga.

Penulis: Plasidus Asis Deornay, SH (Advokat & Konsultan Hukum yang berkantor di Labuan Bajo-NTT)

Labuan Bajo, 3 November 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed