oleh

Janjikan Kompensasi 30 Miliar kepada Korban, Mafia Tanah Thomas Lili Diamankan Polda Bali

DATA TERKINI COVID-19 NASIONAL

Global

2092
Confirmed
191
Deaths
150
Recovered

DenpasarPolda Bali melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil mengamankan pelaku mafia tanah, Thomas Lili Surjadinata (62) asal Jakarta yang diduga penipuan pelepasan hak atas tanah menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Direskrimum Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan mengatakan Thomas dilaporkan Nyoman Mertha (74) atas dugaan penipuan pelepasan hak atas tanah menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) milik Nyoman Mertha.

Modus yang digunakan tersangka dalam perkara ini adalah menjanjikan pemberian kompensasi atas penerimaan hak guna bangunan di atas hak milik. Selain itu, tersangka memroses penerbitan SHGB di atas tanah milik pelapor padahal uang kompensasi belum dilunasi.

Dalam perjanjiannya, Lili akan memberikan kompensasi sebesar Rp 32 miliar kepada korban. Namun, uang kompensasi seperti yang telah dijanjikan tersangka tak kunjung diberikan.

Setelah SHGB nomor 1097/Kelurahan Kuta atas nama pelaku di atas tanah hak milik korban selama 30 tahun, uang masih belum diberikan. “Selama 16 tahun menunggu, korban hanya menerima Rp 500 juta. Itu pun untuk keperluan pengurusan penerbitan SHGB dan sisanya tidak pernah dibayarkan, ” jelas Direskrimum Polda Bali.

Justru pelaku menggunakan SHGB No.1097/Kelurahan Kuta yang telah terbit sebagai jaminan pinjaman di Bank BJB. Dan saat ini jaminan tersebut telah dilelang karena Thomas Lili Surjadinata tidak bisa membayar cicilan di bank.

Ditreskrimum Polda Bali subdit II tengah melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban dengan nomor LP/ 23/I/2018/Bali/Spkt, tanggal 24 Januari 2018.  (af/sw/hy)

UPDATE COVID-19

INDONESIA

Confirmed
Deaths
Recovered

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed