oleh

Isteri Aniaya Suami Hinga Tewas

Soe / Kab.TTS – BARANEWS INDONESIA. Naas menimpa Andreas Nabuasa warga Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Gegara tidak terima diperlakukan suami saat minum mabuk. Sang isteri Johana Liu, terpaksa menganiaya Andreas suaminya, menggunakan kapak di pelipis kanan.

Korban akhirnya meninggal dunia, setelah tiba di rumah sakit umum daerah (RSUD) SoE, TTS, Kamis (3/12/2020).

Sedangkan pelaku usai menganiaya korban langsung menyerahkan diri di Mapolsek Amanuban Selatan sekira pukul 04.30 Wita dini hari.

Kapolsek Amanuban Selatan Ipda I Made Sudarma Wijaya, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Ia menjelaskan diduga pelaku adalah isteri korban. Usai kejadian pelaku menyerahkan diri di Mapolsek Amanuban Selatan. Sesuai keterangan pelaku menganiaya suaminya menggunakan kapak dan mengena di pelipis kanan.

” Di petugas piket pelaku mengaku menganiaya suaminya menggunakan kapak,” ujarnya.

Menurut pengakuan pelaku Johana Liu, nekat menganiaya korban suaminya sendiri, karena korban mabuk minuman keras. Sehingga istri tidak terima perlakukan korban kepada istrinya Johana.

Setelah mendapat keterangan pelaku, lanjut I Made bersama dua anggotanya terjun ke Tempat Kejadian Perkara, rumah korban.

Saat tiba korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Posisi tidur telungkup di tikar, wajah menghadap ke kiri.

” Saat tiba rumah dalam keadaan tertutup. Anak anak korban ketakutan sehingga sembunyi di rumah salah satu anak korban,” ujarnya.

Korban sempat dilarikan ke puskesmas Panite untuk mendapatkan pertolongan. Tetapi karena kondisi kritis sehingga dirujuk ke RSUD Soe.

” Sempat dirujuk tapi tidak tertolong. Sekitar pukul 16.42 informasi bahwa korban sudah putus napas ,” ujarnya.

Ia menjelaskan Polisi sudah melakukan olah TKP barang bukti sudah diamankan. Pelaku sudah ditahan dan menunggu proses Hukum. (Enos Tanu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed