oleh

Inspektorat Kab Nias di Duga Bohongi Masyarakat Pelapor Atas Dugaan Korupsi DD Loloana’a Gido TA. 2019

Nias.Baranews.Co
Inspektorat Kabupaten Nias telah mengaudit APBdes Desa Loloana’a Gido pada tanggal 2 juli 2020, sesuai Laporan masyarakat Desa Loloana’a Gido atas dugaan tindak Pidana Korupsi Dana Desa di Desa Loloana’a Gido TA. 2019.

Terkait hal itu awak media bersama masyarakat mempertanyakan tindaklanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada salah satu Inspektorat Kabupeten Nias yang diterima oleh Bapak Sokhiziduhu Gulo secara singkat di jelaskannya bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) telah di limpahkan kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, dan sudah mulai di cicil oleh pemerintah Desa Loloana’a Gido. 20/01/21. Ucapnya.

Masyarakat bersama wartawan Baranews.co berusaha mengkonfirmasi hal ini yang telah di sampaikan oleh Inspektorat Kab Nias terkait yang di jelaskan oleh Sokhiziduhu Gulo sehingga awak media bersama masyarakat berhasil mengkonfirmasi hal ini di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli yang diterima oleh Intelejen Kejaksaan Negeri Gunungsitoli mengatakan bahwa pengaduan masyarakat telah kami terima sambil menujukkan surat perihal Penyampaian Laporan Masyarakat Desa Loloana’a Gido namun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) belum kami terima dari Inspektorat Kabupaten Nias, sehingga tanpa LHP kami tidak mempunyai dasar melakukan pemeriksaan, dan tidak bisa apa-apa, karena Desa itu di bawah pengawasan Inspektorat, dan ada MOU di antara Inspektorat, polres dan kejaksaan maka minta bukti pengiriman LHP ke Inspektorak Kabupaten Nias kalau sudah mereka sampaikan kepada kejaksaan. Ucapnya, 25/02/21.

Menurut salah satu masyarakat pelapor Daniel Waruwu mengatakan kami sangat kesal dan kecewa atas pernyataan Inspektorat Kabupaten Nias dalam menindaklajuti kasus dugaan penyelewengan Dana Desa di Desa Loloana’a Gido yang di duga memberikan informasi yang tidak jelas kepada masyarakat.

Di tambahkanya kami masyarakat sangat heran bila Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tidak di bisa kami lihat namun telah di atur dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Daniel Waruwu menjelaskan atas Informasi yang di sampaikan Inspektorat Kabupaten Nias kami pelapor menduga sengaja membohongi masyarakat dalam penanganan kasus dugaan penyelewengan Dana Desa di Desa Loloana’a Gido,Tutupnya.

Wartawan Andrea/Fz/Feliks

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed