oleh

HIPAKAD63 SUMUT MINTA TOLONG KE JOKOWI DAN KAPOLRI ATAS INSIDEN PEMBACOKAN MAFIA TANAH DI PERCUT SEITUAN

Foto, Rapat membahas kejadian pembantaian tsb.

Medan | Baranews – Anggota Presidium Daerah Sumatera Utara GM FKPPI dan PPM Sumut diserang puluhan pria tak di kenal bersenjata klewang dan panah di komplek Veteran Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang, Minggu (21/2/2021) siang.

Akibatnya, dua anggota Presidium Daerah Sumatera Utara GM FKPPI dan PPM Sumut mengalami luka bacok disekujur tubuhnya. Adapun kedua korban yakni, Dedi, anggota Satgas Presidium mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Sedangkan teman Dedi, Alek juga mengalami luka bacok dibagian kepala. Kini, Dedi dan Alex menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Medan(dirahasiakan)

Selain membacok keduanya, pelaku berjumlah puluhan orang tersebut juga merusak sepeda motor dan mobil milik anggota presidium dan Pemuda Panca Marga (PPM) Sumut.

” Terkait pemberitaan beberapa waktu yang lalu minggu (21/02/2021)”, untuk itu DPW Himpunan Putra Putri Keluarga Besar TNI AD 63 sumut angkat bicara mengenai insiden yang di lakukan orang tak di kenal atas pembacokan terhadap anggota GM FKPPI,

Eddy Soesanto selaku ketua DPW Himpunan Putra Putri Keluarga Besar TNI AD 63 Sumut(Hipakad63 Sumut), mengukapkan kepada awak media baranews “,Untuk itu kami sebagai Keluarga Besar TNI yaitu Himpunan Putra putri keluarga besar TNI AD mengutuk keras dengan kejadian tsb, dan untuk itu kami meminta kepada pihak kepolisian baik itu kapolsek percut sei tuan, segera menangkap otak pelaku dari pembantaian tsb, apa bila peran polsek percut sei tuan tidak sanggup mengungkap otak pelaku dari kejadian ini, maka kami meminta peran polresta medan untuk mengusut tuntas peristiwa dari kejadian pembantaian dan pengerusakan”, ujarnya. Eddy Soesanto juga menambahkan lagi,

“Kepada pemerintah pusat khususnya kepada bpk.Presiden Joko Widodo, tolong kami pak Presiden segera berantas mafia-mafia tanah yang ada di sumatera utara, apa lagi kemarin intruksi bpk kapolri segera menindak tegas mafia-mafia tanah dan beking yg ada di sumatera utara ini, khususnya atas lahan veteran sekarang yang mau dikuasai pengembang, karna kalau tidak di tindak lanjuti, takut’nya nanti akan ada konflik horizontal terhadap lahan ini, itu saja harapan kami kpd pemerintah pusat”. Ungkapnya, pukul.12:19 wib (25/02/2021). Kamis Dini hari.

(Aj.Sembiring)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed